“Insya Allah, Tetap Amanah”

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (02/09)

Drs A Rahman Alamudy SH M.Si, Wakil Ketua DPRD Sumbawa
Drs A Rahman Alamudy SH M.Si, Wakil Ketua DPRD Sumbawa

DPRD Sumbawa periode 2014—2019 yang baru dilantik belum lama ini, terus mendapat cibiran masyarakat. Tidak hanya ungkapan yang terdengar dari oborolan di deker, gang dan teras rumah, tapi cibiran itu meluas di jejaring social. Hal ini terjadi karena wakil rakyat tersebut terlalu banyak maunya. Masih menghitung hari, merasakan empuknya duduk di kursi jabatan dan memiliki kekuasaan, sudah menuntut untuk dilayani. Di antaranya minta disediakan ruang khusus untuk masing-masing anggota dewan, pengadaan trail untuk menyambangi konstituen yang berada di daerah yang sulit dijangkau, dan mobil fraksi—yang semuanya itu tidak pernah dilakukan anggota DPRD periode sebelumnya.

Ironisnya lagi, banyaknya fasilitas yang diinginkan itu, tidak sebanding dengan kinerjanya. Selain masih seumur jagung dan belum ada hasil, pada sidang perdana yang lalu beberapa anggota DPRD setempat tidak hadir, meski secara aturan rapat tersebut memenuhi kuorum.

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Drs A Rahman Alamudy SH M.Si yang ditemui di Bandara Sultan Kaharuddin, Senin (1/9) menilai permintaan itu sebatas uneg-uneg yang bersifat internal dan disampaikan dalam rapat keluarga. Semua anggota dalam rapat itu memiliki hak bicara dan menyampaikan pendapat apapun untuk didengar pimpinannya. “Ini hanya tercetus dalam nuansa kekeluargaan, ibarat uneg-uneg anak kepada bapaknya. Ini tidak formal dan bukan berada dalam ranah pembahasan anggaran. Jadi apa yang disampaikan anggota saya nilai wajar-wajar saja dan tidak pasti direalisasikan,” ujar Abi Mang—sapaan akrab politisi Golkar low profil ini. Untuk merealisasikan suatu program apalagi menggunakan anggaran daerah tentunya harus dilakukan secara bertanggung jawab dan melalui mekanisme yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan. Di samping itu juga dalam menganggarkan suatu program harus disesuaikan dengan kemampuan daerah dan menggunakan skala prioritas. Ketika ada kepentingan yang lebih urgen dan memenuhi hajat hidup orang banyak tentu akan didahulukan.

Baca Juga  Insya Allah, UU PPS Disahkan Mei 2014

Abi Mang yang juga Ketua DPD Golkar Sumbawa dalam kesempatan itu memberikan klarifikasi ketidakhadiran beberapa anggota DPRD saat sidang pertama. Hal itu tidak disengaja, karena memang ada kepentingan yang urgen dan tidak dapat ditinggalkan. “Sudah ada pemberitahuan dan ijin kepada kami selaku pimpinan, dan kami maklumi karena ketidakhadiran mereka tidak menghambat pelaksakaan rapat saat itu,” katanya.

Namun Abi Mang merasa optimis bahwa anggota DPRD periode saat ini harus lebih baik dari sebelumnya, yaitu lebih ekstra dalam bekerja, menjaga marwah dan citra lembaga, serta memperkuat solidaritas dan harmonisasi. “Kami ingin anggota dewan dapat menemparkan posisinya di tempat yang sebenarnya sebagai wakil rakyat yang santun, arif dan peka terhadap aspirasi rakyat. Insya Allah kami akan selalu amanah,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda