Luar Biasa, Mahasiswa UTS Bisa Kuliah di UI

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (14/08)

Mahasiswa FT UTS
Mahasiswa FT UTS

Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Ir Muhammad Anis menginginkan agar kerjasama antara UI dan UTS ke depan semakin diintensifkan. Bukan hanya dosen-dosen UI akan lebih banyak mengajar di UTS tapi mulai semester depan anak-anak Fakultas Tekhnik UTS bisa berkuliah di UI selama dua semester. Setiap semester akan rutin mahasiswa FT UTS akan kuliah di UI dan itu dihitung kreditnya yang dapat ditransfer untuk kuliah di UTS. Semoga dengan kuliah di FT UI, mahasiswa FT UTS dapat mengoptimalkan laboratorium-laboratorium yang dimiliki UI untuk pemantapan study mereka. Hal ini dikemukakan Rektor UI Prof Muhammad Anis ketika menerima rombongan pemenang Lomba AKM FT UTS dipimpin Wakil Rektor I UTS, Agus Ismail S.Si M.Si di Rektorat UI Depok, kemarin. Saat itu Prof Anis didampingi Prof Dedi Priadi Dekan Fakultas Tekhnik UI dan Ketua Jurusan Metalurgi UI DR Sri Harjanto Ketua Jurusan Metalurgi FT UI.

amdal

Dalam pertemuan tersebut Rektor UI, Prof Anis yang juga Guru Besar Metalurgi sangat bangga bahwa jurusan metalurgi juga berkembang di Sumbawa. Ia pun mengusulkan agar mahasiswa-mahasiswa UI didorong juga untuk kerja praktek setup lab-lab sederhana untuk kepentingan belajar dan mengajar di Sumbawa.

Rektor UI berpesan kepada pemenang LKM FT UTS untuk terus yakin akan kemampuan sendiri. “Selalu ada jalan kalau ada kemauan,” ucapnya yang langsung ditimpali mahasiswa-mahasiswa UTS, “where there is a will there is a way” sebuah kata indah yang populer di UTS.  “Mahasiswa-mahasiswa UTS harus memiliki keyakinan bahwa kalau orang lain bisa kita juga harus bisa. Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin,” pesan lain Rektor UI. Ditambahkan Dekan FT UI dan Ketua Jurusan Metalurgi mengharapkan agar dosen-dosen FT UTS dapat melanjutkan studi di FT UI di masa mendatang.

Baca Juga  Wabup Resmi Tutup MTQ XXXII, Kecamatan Sumbawa Juara Umum

Anak-anak mahasiswa UTS yang disambut hangat, mengaku sangat terkesan dengan Rektor UI yang walaupun Guru Besar hebat, tetap rendah hati, hangat dan bersahaja. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda