Hutan Plampang dan Labangka Hancur Lebur

oleh -0 views
bankntb

Polisi Segera Turun, Jaksa Mendukung

Sumbawa Besar, SR (13/08)

Maraknya aksi ilegal logging yang semakin tak terkendali, menyebabkan kondisi hutan di Kecamatan Plampang dan Labangka, kritis. Hal ini menjadi keprihatinan sejumlah pihak karena aksi segelintir oknum tersebut akan mewarisi malapetaka bagi anak cucu di masa mendatang.

Kondisi tersebut membuat Ketua DPRD Sumbawa H Farhan Bulkiyah SP beberapa waktu lalu angkat bicara, mengecam para pelaku dan meminta aparat penegak hukum untuk bertindak.

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (12/8) mengaku mendapat informasi adanya aksi pembalakan liar di Plampang dan Labangka. Dalam waktu dekat pihaknya akan menerjunkan personil bersama aparat TNI dan kehutanan, ke dua lokasi pembalakan tersebut untuk bertindak dan mencegah semakin meluasnya kerusakan hutan. Selain melanggar hukum, pembalakan liar ini juga berdampak pada masyarakat sekitar. Karenanya Ia berharap masyarakat juga dapat memberikan dukungan kepada aparat, sehingga para pelaku sadar dan menghentikan aksinya.

Sementara Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH sangat mendukung penegakan hukum terhadap para pelaku ilegal logging. Ia yakin aparat berwenang dapat melakukan tindakan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Untuk kasus ilegal logging, kejaksaan berperan dalam penuntutan. Selama ini para pelaku illegal loging dituntut di atas satu tahun penjara, dan barang bukti dirampas untuk dilelang dan hasilnya disetorkan ke kas negara. “Ini adalah bentuk dukungan kejaksaan dalam penegakan hukum khususnya kepada para pelaku ilegal logging,” tandasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Maling di Rumah Kontrakan Mahasiswa Dibekuk Polisi