Dukung Relokasi RSUD, HMI Gelar Demo

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (12/08)

Rudi Humas Hadapi Pendemo
Rudi Humas Hadapi Pendemo

Pro kontra perluasan (rekontruksi) RSUD Sumbawa, relokasi SMAN 1 Sumbawa dan pengadaan lahan baru Stadion Pragas, tidak sebatas statemen di media massa, namun sejumlah elemen sudah melakukan aksi turun ke jalan. Salah satunya aksi yang ditunjukkan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa, Senin (11/8).

amdal

Dalam aksi yang diawali longmarch dari Lapangan Pahlawan, mahasiswa ini melakukan aksi unjuk rasa di depan SMA Negeri 1 Sumbawa dan Kantor Bupati. Aksi yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian tersebut, sempat membuat arus lalulintas tersendat  memaksa petugas mengalihkan kendaraan ke jalur lain.

Koordinator Aksi, Abdul Hatap mengatakan, relokasi SMAN 1 Sumbawa ke Stadion Pragas sebagai dampak rencana rekonstruksi RSUD dengan mengambil lahan sekolah itu hanya menghambur-hamburkan anggaran. “Rencana ini buang uang dan kurang efektif,” teriaknya.

Demikian dengan relokasi SMAN 1 di Stadion Pragas. Selain lokasi relokasi yang relative sempit, juga berada di tengah pemukiman penduduk yang dikawatirkan kegiatan belajar mengajar siswa akan terganggu. Yang paling pas adalah merelokasi RSUD Sumbawa, karena lokasi sekarang sangat tidak representative dan tidak sesuai dengan standar kawasan rumah sakit yang ditentukan aturan. “Ini kegiatan mubazir. Bayangkan pemerintah mengalokasikan dana 17 miliar untuk merealisasikan rencana ini padahal masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi,” kata Jahudin—orator lainnya.

Baca Juga  Diplomat 9 Negara Puji Cara Sumbawa Merawat Kerukunan

“Pokoknya kami menolak relokasi SMA 1 Sumbawa, sekolah ini harus direkonstruksi. Dan kami sangat menyetujui relokasi RSUD,” timpal Eli salah seorang alumni SMAN 1 Sumbawa angkatan 1990 yang ikut berorasi dari atas atap mobil pengunjuk rasa.

Saat berorasi di Kantor Bupati Sumbawa massa menuntut agar pemerintah membatalkan relokasi SMAN 1 Sumbawa dan mengkaji ulang rencana kegiatan itu. Massa juga memaksa hendak berdialog dengan bupati, namun orang nomor satu di daerah ini tidak berada di tempat. Dalam kesempatan massa diterima Kasubag Humas Setda Sumbawa, R Rudi Yulianto. Di hadapan massa, Rudi mengatakan Bupati tengah menghadiri Sidang Paripurna di DPRD Sumbawa. ‘’Kami merupakan corong pemerintah siap menampung aspirasi untuk disampaikan kepada penentu kebijakan,” ucap Rudi.

Selain itu pihaknya siap untuk berdiskusi dengan massa aksi. Dijelaskannya, rekonstruksi RSUD Sumbawa dengan merelokasi SMAN 1 Sumbawa masih dalam bentuk rencana dan belum diputuskan karena harus ada kesepakatan antara pihak eksekutif dan legislatif. Setelah mendapat penjelasan, akhirnya massa membubarkan diri. (*) Baca juga di Gaung NTB

 

iklan bapenda