Sumbawa Bebas Jaringan ISIS

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (07/08)

AKBP Karsiman SIK MM
AKBP Karsiman SIK MM

Keberadaan Pondok Pesantren (Ponpes) Khilafatul Muslim di Desa Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat, Sumbawa ini menjadi perhatian warga dan pemerintah daerah. Sebab aktivitas Ponpes yang dinilai tidak biasa ini memunculkan isu yang mengait-ngaitkannya dengan organisasi ISIS. Terlebih lagi penangkapan dua orang terduga teroris di wilayah Alas Barat oleh Densus 88 belum lama ini.

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM yang ditemui Rabu (6/8) mengaku belum ada indikasi Ponpes itu memiliki hubungan dengan kelompok yang menyimpang. Aktivitas di dalam ponpes itu masih sesuai ajaran yang berlaku. Namun demikian pihaknya tetap melakukan pemantauan, dan memberikan pandangan baik kepada Ponpes maupun masyarakat sekitar. “Sampai sekarang tidak kelompok-kelompok menyimpang berada di Sumbawa,” kata Kapolres. Hal senada dikatakan Kabag Humas Setda Sumbawa, Rachman Anshori M.SE. Hasil pendeteksian dini terhadap ponpes tersebut, dinyatakan tidak memiliki kaitan apapun dengan organisasi ISIS. “Keberadaan Khilafatul Muslim murni pondok pesantren, tidak ada indikasi yang mengarah kepada organisasi Islam sayap kiri,” kata Ansori—akrab pejabat ini disapa. Sejauh ini Satpol PP kerap turun ke lokasi pesantren untuk melakukan pemantauan, di samping tetap berkoordinasi dengan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumbawa.

Edy Retno Sanjaya, kasat Pol PP Sumbawa
Edy Retno Sanjaya, kasat Pol PP Sumbawa

Sementara itu Kasat Pol PP Sumbawa, Edy Retno Sanjaya SH menambahkan, pendiri Khilafatul Muslim adalah Abdul Kadir Hasan Baraja salah satu pendiri Pesantren Meruki bersama Abu Bakar Ba’azir. Setelah Musyawarah Mujahiddin Indonesia (MMI) di Yogyakarta, merekapun pecah, tapi sampai sekarang Abdul Kadir Hasan Baraja masih didiskreditkan. Tokoh ini hendak membangun pondok pesantren, namun belum mendapatkan izin dari Kemenag. Pihak ponpes Khilafatul Muslim sudah menyatakan kesiapannya untuk pengurusan izin. Bahkan ponpes Khilafatul Muslim sudah dibangun di sejumlah daerah di Indonesia, seperti di Lampung. Hasil penelusuran Satpol PP kata Edy, tidak ada hal yang menyimpang dari ajaran Ponpes tersebut. (*)

Baca Juga  Orok Bayi Ditemukan Tersangkut di Tali Tambatan Perahu

 

iklan bapenda