Sekolah di Sumbawa Belum Serahkan Kurikulum

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (06/08)

M Shalahuddin MA SH, Kasi Kurikulum Dinas Diknas Sumbawa
M Shalahuddin MA SH, Kasi Kurikulum Dinas Diknas Sumbawa

Peran kurikulum dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sangatlah penting, namun masih diabaikan pihak sekolah. Buktinya, yang seharusnya sudah dikumpulkan sejak awal tahun pelajaran baru 2014/2015, hingga kini tak satupun sekolah yang mengajukannya ke Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa. Padahal jauh hari, Dinas Diknas telah mensosialisasikannya kepada semua sekolah.

Karenanya, Diknas mengultimatum semua sekolah segera menyusun dan mengumpulkan Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). “Dinas Diknas telah memberikan batasan waktu sampai 29 Agustus mendatang,” kata Kadis Diknas setempat melalui Kasi Kurikulum Dikmen, Shalahuddin MA SH.

Pihaknya masih memaklumi keterlambatan sekolah mengumpulkan kurikulum lantaran terbentur liburan lebaran. Namun jika kurikulum belum juga dikumpulkan hingga batas waktu yang telah ditentukan, sekolah bersangkutan siap-siap ketinggalan kereta. “Kurikulum ini adalah acuan sekolah dalam menjalankan programnya. Kalau tidak dikumpulkan, bagaimana kita tahu mereka berjalan sesuai dengan kurikulum yang ada atau tidak,” ujar Kak Bho—sapaan akrabnya.

Untuk lebih mempermudah penyusunannya kata Kak Bho, pihak sekolah disarankan membawa konsepnya ke Dinas Diknas untuk divalidasi dan dikoreksi oleh pengawas pendidikan. Hasil validasi ini nantinya diajukan untuk ditandatangani kepala dinas. (*) Baca juga di Gaung NTB

 

 

iklan bapenda
Baca Juga  Enam Kabupaten di NTB Jalin Program Kemitraan INOVASI-Australia