Masyarakat Diminta Waspada

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (22/07)

Terduga Teroris
Terduga Teroris

Penangkapan terduga teroris di Kecamatan Alas Barat belum lama ini, membuktikan bahwa Kabupaten Sumbawa menjadi tempat persembunyian jaringan terorisme yang kini tengah dicari Mabes Polri. Karenanya aparat kepolisian tengah bersiaga dan meminta masyarakat umum untuk meningkatkan kewaspadaannya. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi aksi terorisme yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban daerah ini.  Salah satu upaya yang dilakukan jajaran Polres Sumbawa adalah menggelar Operasi Ketupat yang mulai dilaksanakan pada 21 Juli hingga 6 Agustus mendatang, ditandai dengan upacara gelar pasukan di Kantor Bupati Sumbawa, Senin kemarin.

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM yang ditemui usai upacara, mengatakan, Operasi Ketupat Gatarin 2014 bertujuan untuk mengantisipasi semua gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk aksi terorisme di wilayah hukum Polres Sumbawa.

Operasi ini sebut Kapolres, menerjunkan sedikitnya 450 personel yang diback-up aparat TNI, institusi terkait lainnya dan masyarakat.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihaknya telah membangun Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di tempat-tempat strategis. Yaitu Terminal Alas, Terminal Sumer Payung, depan Pasar Labuan Sumbawa, Bandara Sultan Kaharuddin, Jam Gadang dan Simpang Boak. Selain mengantisipasi adanya gangguan keamanan dari tindakan kriminalitas, keberadaan sejumlah pos ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat merayakan Lebaran Idul Fitri, aktivitas mudik dan kegiatan rekreasi.

Baca Juga  Sembunyi 11 Poket Shabu di Bantal, Pengedar Dibuat Tak Berkutik

Kendati demikian masyarakat dihimbau tetap meningkatkan kewaspadaannya, mengingat kejahatan dapat menimpa siapa saja. Karenanya pengamanan diri dan lingkungan sangat penting. Ketika ada orang yang mencurigakan, segera berkoordinasi dengan aparat keamanan terdekat agar dapat diambil langkah-langkah antisipasi.

Seperti diberitakan, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap dua orang terduga teroris di SPBU Kecamatan Alas Barat, Sabtu (19/7) sekitar pukul 10.00 Wita. Salah seorang di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan cara ditembak di bagian paha sebelah kanannya. Dari tangan terduga teroris ini diamankan sepucuk senjata revolver, dua buah buku (jihad dan etika berbangsa), baju jubah Top warna abu-abu dan satu unit sepeda motor Supra X 125 warna kuning EA 4885 HA.

Kedua terduga teroris tersebut masing-masing Adham Halid alias Rafi alias Memet dan Agus Salim bin Ibrahim alias Jaho. Halid berasal dari Kelurahan Mpunda, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Sedangkan Agusalim warga dari Desa Seteluk Kecamatan Seteluk, KSB. Namun ada juga informasi yang menyebutkan berasal dari Desa Tanakakan, Kecamatan Taliwang, KSB.

Keduanya merupakan target dari Mabes Polri. Selain itu, keduanya juga diduga kuat terlibat dalam aksi perampokan di sejumlah daerah pada 2013 lalu. (*)

iklan bapenda