Evaluasi APBD Sumbawa, Pendapatan Daerah 1,4 T

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (16/07)

Rapat Evaluasi APBD 2014
Rapat Evaluasi APBD 2014

Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (APP) Setda Sumbawa melaksanakan evaluasi pelaksanakan APBD Triwulan 2 Tahun Anggaran 2014 yang berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (15/07).

Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa, Rachman Ansori M.SE, Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi program – program kegiatan yang telah dilaksanakan hingga triwulan 2 tahun anggaran 2014.

Selain itu sambungnya evaluasi ini juga dilaksanakan dalam rangka melihat masalah–masalah yang dihadapi baik internal maupun eksternal.

Pada kesempatan itu disampaikan pendapatan daerah setelah dilakukan perubahan mencapai Rp 1,4 Triliun. Target pendapatan Tahun 2014 diharapkan berasal dari tiga bagian, masing–masing 73,40 persen dari dana perimbangan, 15,92 dari lain–lain pendapatan daerah yang sah, dan 10,69 persen dari Pendapatan Asli Daerah.

Sementara penerimaan pendapatan daerah hingga triwulan 2 Tahun 2014 yang telah terealisasi mencapai 52,81 persen, yang terdiri dari PAD 49,77 persen, pendapatan lain daerah yang sah sebesar 54,56 persen dan dana perimbangan 55,03 persen.

Dari perbandingan presentase realisasi pendapatan yang diperoleh Kabupaten Sumbawa pada Tahun 2014 mengalami penurunan jika dibandingkan pendapatan Tahun 2013 lalu. Demikian dengan realisasi belanja daerah Tahun 2014 lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi belanja Tahun 2013.

Terkait dengan hal tersebut, Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik, menginstruksikan agar kinerja dan serapan APBD dapat ditingkatkan. Terutama memasuki triwulan ketiga, ditekankan agar targetnya harus jelas.

Baca Juga  Peresmian Desa Wisata Gili Indah, Wagub: Semua Destinasi Harus Terintegrasi

Sebagaimana tertuang dalam UU ASN bahwa target kinerja sudah jelas, dan diharapkan dapat dicapai dengan bekerja lebih giat lagi. “Kami harap kinerja pemerintah daerah bisa lebih bagus dari tahun ke tahun, karena di awal triwulan kedua ini ada indikasi penurunan peningkatan kinerja.

Sehingga melalui pertemuan ini dapat menjadi evaluasi untuk meningkatkan kinerja dan ada perubahan positif terhadap serapan anggaran pada beberapa bulan ke depan,” pungkasnya. (*)

iklan bapenda