Giliran Ponpes Gunung Galesa Moyo Hilir Dapat Bantuan BNI

oleh -8 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (15/07)

BNI GalesaBank Negara Indonesia (BNI) 46 Cabang Sumbawa Besar, terus memberikan perhatiannya terhadap sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di daerah ini. Setelah bantuan sarana ibadah untuk Ponpes Al Mizan Kecamatan Lopok, kini giliran Ponpes Gunung Galesa, Kecamatan Moyo Hilir yang mendapat bantuan BNI.

amdal

Di Ponpes tersebut BNI menyerahkan secara simbolis bahan bangunan berupa semen dan keramik, sembako dan kitab Al-Quran. Bantuan dalam Bulan Ramadhan 1435 H ini didistribusikan melalui program BNI Berbagi. Dalam kesempatan itu pimpinan BNI Cabang Sumbawa beserta rombongan ikut melebur bersama anak yatim piatu Panti Asuhan Al Islah yang berada di bawah naungan Yayasan Gunung Galesa, untuk buka puasa bersama dan melaksanakan sholat magrib berjamaah.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Gunung Galesa, Drs H Putera, memberikan apresiasi atas kepedulian BNI terhadap panti asuhan dan pondok pesantren di bawah naungan yayasannya. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi penghuni panti untuk terus bersemangat dalam meraih masa depan. Di samping itu bantuan bahan bangunan yang disalurkan BNI ini dapat melanjutkan bangunan Ponpes yang saat ini dalam pengerjaan.BNI Galesa 2

Ia mengaku sangat bahagia atas perhatian BNI terhadap lembaga yang dipimpinnya. Perhatian BNI ini sudah yang kesekian kalinya. Sebelumnya  BNI Sumbawa telah menyalurkan ZIS (Zakat Infaq Shadaqoh) karyawannya melalui lembaga muslim BNI (Bapekis) ke beberapa panti asuhan termasuk Panti Asuhan Al Islah Gunung Galesa Moyo Hilir. Bantuan saat itu berupa uang santunan untuk anak–anak yatim piatu, sembako dan sarana prasarana ibadah/belajar. Karenanya kepedulian BNI ini diharapkan tetap berlanjut, tentunya perbankan kebanggaan daerah dan bangsa ini semakin berkembang di masa mendatang. “Kami berharap perusahaan lain yang berinvestasi di daerah ini dapat mengikuti jejak BNI untuk peduli dengan lingkungan sekitarnya,” ucap Haji Putera—akrab Ia disapa.

Baca Juga  BPKP Belum Serahkan Hasil Audit PNPM Lunyuk

Sementara itu Pimpinan BNI Cabang Sumbawa, Syafrudin Zuhri mengatakan, Program BNI berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian BNI sebagai Bank BUMN untuk ikut meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sektor area kerjanya. Pihaknya menyadari bahwa BNI besar dan berkembang karena masyarakat. Dengan semakin besarnya BNI, maka keuntungan dari sisi bisnis akan semakin meningkat. Karenanya dari keuntungan inilah sebagiannya dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk program dan bantuan.

Sejauh ini BNI sudah banyak menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dihajatkan bagi pembangunan daerah dan masyarakat Sumbawa. Di antaranya bidang pendidikan, kesehatan, pembuatan prasarana umum, sarana ibadah, pelestarian alam serta bantuan bencana alam.

Ia berharap program ini akan terus berkesinambungan, sehingga BNI semakin berkiprah dalam memberikan konstribusinya bagi peningkatan perekonomian masyarakat dan daerah terutama di Kabupaten Sumbawa. Hal ini sejalan dengan Visi BNI yakni meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan komunitas, maupun motto BNI yakni “bersama membangun negeri”.

TENTANG BNI

Untuk diketahui, BNI Sumbawa Besar saat ini memiliki 5 outlet yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumbawa hingga Sumbawa Barat, terdiri dari 1 Kantor Cabang Utama, 4 kantor layanan serta didukung 30 ATM BNI 24 Jam dan 1 Mobil BNI Layanan Gerak yang siap melayani kebutuhan perbankan masyarakat.

BNI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia, memiliki 1.670 Outlet cabang dan sentra kredit yang tersebar di seluruh Indonesia, dan 5 cabang luar negeri (Singapura, Hongkong, Tokyo, New York dan London), serta perwakilan di beberapa Negara di Timur Tengah dan Asia Tenggara.

Baca Juga  Perusahaan Benih Jagung Hadir di NTB

Untuk jaringan elektronik, BNI memiliki 6.227 ATM ditambah 22.628 ATM LINK dan 31.426 ATM Bersama, serta fasilitas phonebanking 24 jam BNI Call 500046 atau melalui ponsel (021) 500046 dan 68888, serta SMS Banking dan BNI Internet Banking www.bni.co.id untuk kebutuhan transaksi perbankan dengan ratusan fitur transaksi.

Bagi nasabah institusi bisnis, BNI memberikan layanan cash management secara online, trade finance, perdagangan internasional (eksport/impor) dan remittance/pengiriman uang yang didukung oleh jaringan cabang luar negeri dan lebih kurang 1.500 bank koresponden di seluruh dunia. Saham BNI tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode BBNI sejak Tahun 1996.

Dengan sejarah yang kaya, kondisi financial yang kuat, sumber daya manusia yang unggul dan tekhnologi yang andal, BNI yakin telah berada di jalur yang tepat untuk menjadi bank nasional yang berkemampuan global. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk didirikan pada tanggal 5 Juli 1946 atau BNI menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan RI, dan sempat menjadi bank central dan bank umum sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang–Undang No. 2/1946 dan sebagai bank komersial pada Tahun 1955. ORI (Oeang Republik Indonesia) merupakan uang pertama Indonesia yang diedarkan oleh BNI. (*)

iklan bapenda