BNI Sumbawa Bantu Ponpes Al-Mizan Lopok

oleh -14 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (14/07)

berbagi 1Berkah Ramadhan, itulah yang ingin diraih jajaran BNI 46 Cabang Sumbawa. Melalui Program BNI Berbagi Ramadhan 1435 H, karyawan BNI menyambangi Panti Asuhan Al-Mizan, Kecamatan Lopok, Sabtu (12/7). Di panti asuhan sekaligus Pondok Pesantren yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Mizan ini, pimpinan BNI Syafrudin Zuhri beserta rombongan melakukan buka puasa bersama dan sholat magrib jamaah dengan anak-anak yatim dan piatu. Tampak kehangatan dan kebahagiaan yang dirasakan anak-anak yang selama ini jauh dari kasih sayang orang tua mereka. Selain itu BNI juga menyerahkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Ponpes Al-Mizan. Hadir menyambut kedatangan rombongan BNI ini di antaranya Camat Lopok A Arief S.Sos, Ketua Yayasan Al Mizan Burhanuddin S.Ag, kades dan tokoh masyarakat setempat.berbagi 2

amdal

Dalam sambutannya, Camat Lopok, A Arief S.Sos memberikan apresiasi yang tinggi atas perhatian BNI terhadap sebuah lembaga yang menaungi dan mendidik anak-anak yatim piatu yang merupakan generasi penerus harapan bangsa. Ia menilai kepedulian BNI pada momen Bulan Ramadhan itu merupakan investasi pahala untuk masa depan akhirat. Selain itu kepedulian BNI ini sebagai tanggung jawab social perusahaan kepada masyarakat dan daerah tempatnya berusaha sebagai imbas dari keuntungan bisnis perbankan tersebut dalam rangka membangun perekonomian daerah. “Semoga bantuan dan kepedulian BNI ini mampu memberikan motivasi dalam membina mental dan meningkatkan derajat hidup anak-anak yang diasuh di panti asuhan ini, karena memang mereka sangat membutuhkan perhatian dari semua pihak,” ucapnya.berbagi 3

Baca Juga  Gubernur Luncurkan Kampung Sehat Kelana "Ijo Berseri"

Hal senada dikatakan Burhanuddin S.Ag selaku Ketua Yayasan Al-Mizan. Ia mengaku sangat bahagia atas perhatian BNI terhadap lembaga yang dipimpinnya dan anak-anak yang menjadi asuhannya. Burhanuddin berharap perhatian ini tidak terputus dan terus berlanjut, karena keberlangsungan hidup dan masa depan anak-anak di panti asuhan yang berjumlah 35 orang tersebut adalah tanggung jawab bersama. “Kami hanya bisa berdoa semoga BNI di masa mendatang tetap jaya dan terus berkomitmen untuk membangun negeri,” panjatnya.

Sementara Pimpinan BNI Cabang Sumbawa, Syafrudin Zuhri mengatakan, BNI Berbagi merupakan program bagian dari visi BNI yaitu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan komunitas. BNI Berbagi juga merupakan terjemahan dari motto BNI “bersama membangun negeri”.

Pihaknya menyadari bahwa BNI besar dan berkembang karena masyarakat. Dengan semakin besarnya BNI, maka keuntungan dari sisi bisnis akan semakin meningkat. Karenanya dari keuntungan inilah sebagiannya dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk program dan bantuan. Tentunya Ia berharap program ini akan terus berkesinambungan, sehingga BNI semakin berkiprah dalam memberikan konstribusinya bagi peningkatan perekonomian masyarakat dan daerah terutama di Kabupaten Sumbawa.

Untuk diketahui, acara buka puasa bersama anak-anak yatim ini diawali dengan kuliah tujuh menit (Kultum) yang disampaikan Ustadz Wildan LC. Dalam ceramahnya, ustadz berkacamata ini mengupas tujuan dan tatacara ibadah puasa yang dicontohkan dengan kegiatan transaksi perbankan seperti transfer uang melalui ATM. Dalam transaksi ini tentu ada proses yang harus diikuti sesuai dengan petunjuk bank tersebut, hal ini dimaksudkan agar uang yang dikirim tepat sampai tujuan sesuai alamat atau nomor rekening penerima. Demikian dengan puasa yang tujuannya adalah Allah SWT. Untuk mencapai tujuan itu ada tatacara yang harus dilakukan sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW. “Jika ibadah puasa itu mengikuti tatacara semau kita, maka ibadah kita tidak akan diterima karena tidak sampai pada tujuannya,” kata Ustadz Wildan.

Baca Juga  550 Unit Rumah di Sumbawa akan Dibedah Melalui Program BSBS

Banyak ibadah yang dapat dilakukan dalam Bulan Ramadhan ini. Seperti yang dilakukan BNI Cabang Sumbawa yaitu menyantuni anak yatim piatu melalui program BNI Berbagi. Menurut Ust Wildan, program iitu sangat positif dan sangat disenangi Rasulullah SAW. Bahkan Rasulullah memberikan jaminan bagi siapa saja yang menyantuni anak yatim dan piatu, dipastikan masuk syurga. “Kegiatan ini merupakan amal jariyah yang tidak akan putus meski kita sudah meninggal dunia,” pungkasnya. (*)

iklan bapenda