20 Tahun Penjara untuk Pembunuh Nurul Hakiki

oleh -6 views
samawarea.com
bankntb

Sumbawa Besar, SR (11/07)

pembunuh 1IKP alias Dede (25) terdakwa kasus pembunuhan Nurul Hakiki divonis selama 20 tahun penjara. Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sumbawa yang diketuai Panji Surono SH MH didampingi hakim anggota M Nur Salam SH dan Agus Supriyono SH, Kamis (10/7) ini comform dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya selama 20 tahun penjara. Terdakwa dinilai terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam pasal 340 KUHP.

amdal

Terhadap putusan tersebut, terdakwa pasrah. Dan melalui penasihat hukumnya, Indi Suryadi SH menyatakan menerima. ‘’Kami menerima putusan majelis hakim tanpa ada tekanan ataupun paksaan dari pihak manapun,” katanya. Sementara itu, JPU, Deddi Diliyanto SH dan Baiq Ira Mayasari SH menyatakan pikir-pikir.

Suasana sidang terakhir kasus itu sedikit berbeda dari sidng sebelumnya. Pengunjung yang sebagian besar keluarga korban mengikuti sidang dengan tertib dan tidak ada gejolak seperti sebelumnya.

Seperti biasa, pelaksanaan mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Tampak Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM memantau langsung jalannya persidangan. Perwira dengan dua melati di pundak ini sangat rajin dan tidak pernah absen mengikuti jalannya persidangan termasuk memantau proses pengamanan yang dilakukan jajarannya.

Sebelumnya hakim dalam amar putusannya mengungkapkan sejumlah fakta yang terungkap di persidangan, khususnya keterangan sejumlah saksi, dokter ahli, terdakwa maupun sejumlah barang bukti yang diajukan. Kasus pembunuhan ini terjadi Kamis, 26 Desember 2013 sekitar pukul 20.30 Wita. Korban dibunuh di kediaman terdakwa dengan cara menjerat lehernya menggunakan tali tas milik korban. Selanjutnya jasad korban dimasukkan ke dalam karung lalu dibuang di Jembatan Kembar Saliper Ate, Desa Labuan, Kecamatan Badas. Jasad korban ditemukan pagi harinya oleh Mursali seorang pencari barang bekas. Sedangkan terdakwa yang sempat menghilang akhirnya berhasil ditangkap Tim Buru Sergap Polres Sumbawa, 22 Januari 2014. Ternyata terdakwa yang tercatat sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Kota Sumbawa ini pernah terlibat kasus criminal dan dihukum selama 6 bulan penjara.

Baca Juga  Erupsi Gunung Agung Minggu Malam, Diawali Suara Gemuruh

Kini terdakwa harus menghabiskan masa mudanya di balik terali besi dengan hokuman 20 tahun penjara. Dalam putusan itu hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan yakni perbuatan terdakwa selain menyakiti masyarakat Sumbawa dan meresahkan masyarakat, juga dinilai sebagai perbuatan sadis. Terdakwa juga seorang residivis. Sedangkan hal yang meringankan tidak ada. (*)

 

iklan bapenda