Gempar, Isu Pesawat Jatuh di Labuan Burung

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (07/07)

Warga di Kecamatan Buer terutama yang tinggal di Labuan Burung, digemparkan isu jatuhnya pesawat di perairan kawasan tersebut, Minggu (6/7) sekitar pukul 09.00 Wita. Isu ini diperkuat dengan pengakuan sejumlah warga yang mendengar suara ledakan dan adanya kepulan asap tebal yang membumbung tinggi. Apalagi sesaat sebelum suara ledakan, beberapa kali pesawat berukuran mini terbang rendah melintasi daerah tersebut. Informasi ini memaksa jajaran kepolisian Polsek setempat dipimpin Kapolseknya, IPDA I Putu Gede Caka, melakukan pengecekan lokasi. Hasil pengecekan ini ternyata sumber asap tebal itu berasal dari pembakaran sampah di sekitar kuburan umum Desa Labuan Burung. Sementara suara ledakan menurut warga, kemungkinan berasal dari aksi pengeboman ikan. Selain itu di lokasi tersebut tidak ditemukan tanda-tanda ledakan, atau adanya puing-puing yang mengarah pada ledakan pesawat.

amdal

Keterangan ini juga diperkuat dengan penjelasan dari pihak Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin. Eko Purwanto selaku Koordinator Keselamatan Penerbangan Bandara setempat yang ditemui Minggu (6/7), menyatakan tidak ada pesawat yang hilang di kawasan Sumbawa. Jika ada pesawat yang terbang dari Sumbawa—Lombok dan sebaliknya, selalu berada di bawah pengawasan. Ketika pesawat hilang, akan diketahui melalui radar, serta akan mendapat informasi langsung dari bandara lain. “Sampai sekarang kami belum mendapat informasi dari bandara manapun mengenai pesawat yang jatuh,” kata Eko.

Baca Juga  Kolaborasi Satres Narkoba dan Bhabin Tangkap Pembawa Shabu

Untuk diketahui, akunya, sejak pagi ada tiga pesawat latih jenis XL2 Liberty yang mendarat di Bandara Sultan Kaharuddin. Sejumlah pesawat latih ini diterbangkan oleh mahasiswa penerbangan di antaranya M Fikri dan Delano dari Lombok menuju Sumbawa, yang rencananya akan kembali terbang ke Lombok. “Ada lima unit pesawat latih ini, tiga berada di Sumbawa dan duanya di Lombok. Semuanya baik-baik saja,” demikian Eko. (*)

iklan bapenda