Meresahkan, Ranmor Knalpot Racing Ditindak

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Barat, SR (06/07)

knalpot racingMasyarakat KSB resah dengan keberadaan sepeda motor berknalpot racing. Selain ugal-ugalan, kendaraan tersebut mengeluarkan suara yang mengganggu kenyamanan warga terutama saat melaksanakan ibadah puasa. Tidak jarang kendaraan itu digunakan untuk aksi balap liar. Menyikapi keresahan ini, Satlantas Polres Sumbawa Barat menggelar razia dan berhasil mengamankan sedikitnya 9 unit sepeda motor knalpot racing.

amdal

Kapolres Sumbawa Barat melalui Kasat Lantas, AKP Edi Susanto S.Sos yang ditemui kemarin, menyatakan telah mengamankan sejumlah kendaraan tersebut dan telah ditindak tilang.

Menurutnya, keberadaan sepeda motor knalpot racing yang mengeluarkan suara memekakkan telinga ini, kerapkali dikeluhkan masyarakat karena menimbulkan gangguan kenyamanan masyarakat termasuk para pengguna jalan. Selain itu keberadaannya juga berpotensi terjadinya kecelakaan lalulintas.

Untuk diketahui, kata Edi—perwira yang sempat menjabat Kapolsek Lape Polres Sumbawa ini, setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalulintas. Hal ini tertuang dalam pasal 58 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang juga mengatur sanksi bagi pengguna knalpot bising yakni pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000. Namun dalam tindakan di lapangan pihaknya menjerat para pelaku dengan pasal 285 ayat 1 pasal 106 ayat 3 junto pasal 48 ayat 2 dan 3 tentang persyaratan standar kendaraan.

Lebih jauh diungkapkan Edi, intensifnya operasi yang digelar jajarannya terhadap penggunaan knalpot racing sudah mulai menampakkan hasil. Ditandai dengan hampir tak terdengar lagi suara knalpot racing di jalan raya. (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Identitas Pelaku Perampokan Dokter Gigi, Terungkap