UTS dan Pemda Terbitkan Buku “Joki Kecil Berhak Belajar” dan “Rahasia Emas Cair Sumbawa”

oleh -0 views
samawarea.com
bankntb

Bupati Usulkan Jadi Materi Muatan Lokal

Sumbawa Besar, SR (21/06)

Bedah BukuBuku “Joki Kecil Berhak Belajar” dan “Rahasia Emas Cair Sumbawa” bakal dimasukkan sebagai materi muatan local sekolah dasar. Hal ini merupakan permintaan langsung Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik saat memberikan sambutan pada acara bedah buku tersebut di Lantai III Kantor Bupati, Kamis (19/6).

JM—akrab Bupati disapa menilai kedua buku ini memberikan pemahaman baru baik dari sisi pengetahuan maupun perspektif budaya. Karenanya Ia memberikan apresiasi kepada penulis kedua buku ini, terutama buku “Rahasia Emas Cair Sumbawa” sebuah kisah madu lebah raksasa Apis Dorsata yang ditulis Johanna Ernawati (Penulis Majalah Bobo), kerjasama dengan Jaringan Madu Hutan Sumbawa (JMHS) yang difasilitasi Julmansyah S.Hut.

Buku ini menceritakan hutan bunga Sumbawa, emas cair yang bernama madu. Dengan segala keunikan lebah madu hutan apis dorsata yang merupakan kekayaan Sumbawa yang tersembunyi dan kadang belum dipahami sepenuh hati. Melalui buku ini, ungkap JM, orang akan mengerti madu itu seperti apa.

Menurut Bupati, materi ini penting sebagai bahan ajar muatan lokal di sekolah, sebagai upaya mewariskan nilai-nilai kekayaan Sumbawa sejak dini kepada generasi mendatang. Selain itu buku tersebut mewariskan teknologi untuk mendapatkan madu hutan Sumbawa yang higieneis dan cara yang tepat berbagi pengetahuan agar madu hutan Sumbawa tetap menjadi madu hutan terbaik di Indonesia dan dunia. Pihaknya mendukung inisiatif masyarakat yang berbasis keswadayaan dan inovasi. Untuk itu, inovasi materi pembelajaran tentang lebah madu hutan Sumbawa diharapkan dapat dimanfaatkan oleh sekolah maupun lembaga informal lainnya sebagai sumber pembelajaran baru.

Baca Juga  SHC, Akper Samawa, dan PPNI Sukses Gelar Seminar Keperawatan

Sementara buku joki kecil yang ditulis Yossy Dwi Erliana–Ketua Prodi Psikologi UTS, mengungkapkan sisi lain dari keberadaan sang joki. Buku ini menurut JM, dapat menjadi media promosi daerah, selain upaya meningkatkan kualitas SDM. Gagasan tentang sekolah komunitas joki kecil yang dipaparkan dalam buku tersebut merupakan terobosan dalam dunia pendidikan di daerah ini. Untuk itu, kepada pelaku main jaran, seperti PORDASI, SKPD terkait serta anak dan kalangan dunia usaha, dapat bersama-sama merumuskan kembali gagasan yang disampaikan dalam buku tersebut untuk kemudian ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan itu Bupati Sumbawa dan Asisten I Setda Sumbawa memberikan sumbangan secara langsung kepada Sekolah Komunitas Joki Kecil. Kedua buku tersebut dibedah oleh Asisten I Setda Sumbawa, Dr. M. Ikhsan dan Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Sambirang Ahmadi M.Si yang dilihat dari perspektif pendidikan dan ilmu pengetahuan maupun sosial budaya. (*)

 

iklan bapenda