Ramadhan, Tempat Hiburan Harus Tutup 

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (21/06)

Rudi Yulianto SE M.Sc M.Ec, Kasubbag Kehumasan Pemda Sbw
Rudi Yulianto SE M.Sc M.Ec, Kasubbag Kehumasan Pemda Sbw

Bulan Suci Ramadhan 1435 H tinggal menghitung hari. Namun Pemda Sumbawa telah jauh hari mengingatkan pemilik hiburan malam untuk menghentikan aktivitasnya. Permintaan ini menjadi bagian dalam surat himbauan Pemda Sumbawa yang dipublikasikan, Jumat (20/6).

amdal

Bupati Sumbawa melalui Kasubbag Kehumasan, R Rudi Yulianto SE, M.Sc, M.AP mengakui hal itu, dan menyebutkan ada 7 point yang disampaikan dalam surat himbauan tersebut, sekaligus berharap dapat menjadi perhatian bersama. Dalam himbauan itu meminta umat Islam di Tana Samawa melaksanakan ibadah puasa Ramadhan secara khusyu’ dan tawaddhu’ dalam suasana aman dan tenteram yang didasarkan iman, taqwa dan ikhlas menuju keridhaan Allah SWT, dengan meningkatkan amaliah ramadhan. Seperti melaksanakan sholat tarawih berjama’ah di masjid dan mushollah dan tempat–tempat lain yang selama ini dilakukan. Tadarrus dengan memperbanyak membaca ayat suci Al-Qur’an, dan memperbanyak sadaqah dengan menyantuni anak yatim, fakir miskin, serta melaksanakan amal sholeh dan amal jariyah lainnya dan memelihara kesucian Bulan Ramadhan dengan menjaga diri dari ucapan maupun perbuatan tercela. Selain itu senantiasa meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan nikmat yang dilimpahkan. “Kegiatan–kegiatan keagamaan yang sudah berjalan dengan baik selama ini, agar ditingkatkan serta disemarakkan dengan Syi’ar Ramadhan dan hindari setiap perbedaan pendapat yang mengarah kepada perpecahan, terutama yang berkaitan dengan khilafiah,” himbaunya.

Baca Juga  XL Social Innovation Project 2016

Di bagian lain, lanjut Rudi, Pemda menghimbau agar tetap memelihara persatuan dan kesatuan. Pemuka masyarakat dan tokoh agama diminta terus memandu dan mengarahkan umatnya guna meningkatkan kebersamaan, saling menghormati dan menghargai, serta menghindari kegiatan individual maupun massal yang dapat mengganggu ketertiban, keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Demikian kepada pengusaha restauran, rumah makan, dan warung, agar menghormati umat yang berpuasa dengan menyesuaikan program pelayanannya. Khususnya kepada pemilik hiburan agar tidak melakukan kegiatannya selama Bulan Ramadhan dan dapat memelihara keamanan. Selain itu umat muslim dapat menjaga kebersihan dan ketertiban masjid serta menghindari suasana gaduh, bunyi–bunyi petasan yang dapat mengganggu ketenangan orang yang sedang melaksanakan ibadah puasa dan solat tarawih.

“Mari kita menunjukkan kekhusyukan dalam beribadah, dengan menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan serta persaudaraan yang ikhlas, menciptakan suasana yang harmonis, saling menghormati denga penuh rasa kasih sayang terhadap sesama,” pungkasnya. (*)

 

iklan bapenda