Wakapolres Sumbawa Diganti

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (17/06)

SERTIJABKomisaris Polisi (Kompol) Sajimin SIK kini mengakhiri tugasnya sebagai Wakapolres Sumbawa. Perwira dengan satu melati di pundak ini bergeser semakin ke timur dengan menjabat sebagai Wakapolres Dompu. Kini jabatan Wakapolres Sumbawa diganti juniornya, Komisaris Polisi Ferdyan Indra Fahmi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Unit (Kanit) II Subdit III Ditreskrimsus Polda NTB. Pergantian ini ditandai dengan serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Mako Polres Sumbawa, Senin (16/6). Selain jabatan Wakapolres, sertijab juga dilakukan untuk jabatan Kasatlantas dan beberapa Kapolsek. Adalah AKP Wisnu Dian Ristanto dipromosikan menjabat sebagai Pejabat Sementara (PS) Kepala Seksi (Kasi) STNK Subditregident Ditlantas Polda NTB.

Jabatan lamanya sebagai Kasatlantas Polres Sumbawa diisi Inspektur Polisi Satu (IPTU) Edy Sudarma Kurniawan yang sebelumnya Sespripim Polda NTB (Staf Khusus Kapolda NTB). Selanjutnya IPTU Waluyo ditarik ke Polres Sumbawa untuk menjabat sebagai Kasubag Humas Bag Ops yang telah lama lowong setelah ditinggalkan AKP Musa SH MH. Jabatan lama IPTU Waluyo sebagai Kapolsek Persiapan Buer dijabat I Putu Caka Pratyaksa Ratsuko yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SPKT 1 Polres Sumbawa.SERTIJAB (1)

Pergantian juga terjadi di pucuk pimpinan Polsek Ropang. Kapolsek Ropang kini dijabat IPDA I Wayan Sada Suitra menggantikan IPDA I Ketut Suryana. Suryana menggantikan jabatan yang ditinggalkan Sada sebagai Kaur Bin Ops (KBO) Satres Narkoba Polres Sumbawa.

Baca Juga  Koramil Utan Rhee Turun Gotong Royong Bangun Masjid Darul Falah

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM mengatakan, mutasi ini merupakan hal biasa yang bertujuan untuk penyegaran organisasi, promosi jabatan dan jenjang karier bagi peningkatan etos kerja yang bersangkutan. “Ini biasa terjadi, dan harus disambut positif,” ucap Kapolres.

Kepada Wakapolres yang baru, Kapolres berharap lebih intens melakukan pembinaan internal terhadap personel, serta menerapkan menerapkan reward and punishment. Bagi yang berdedikasi diberikan penghargaan dan yang melanggar dilakukan pembinaan dengan pemberian sanksi. “Anggota yang melakukan perbuatan melanggar hukum dan berpotensi pidana harus disidangkan dan dituntaskan agar ada kepastian hokum, sehingga masyarakat semakin percaya kepada institusi kepolisian, yang berdampak positif bagi pencitraan organisasi serta akan terciptanya keamanan dan kondusifitas daerah,” katanya.

Khusus kepada Kasatlantas, Kapolres mengingatkan bahwa Satlantas adalah etalase polisi, karena bagian lalulintas ini selalu berhadapan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jika mereka terlihat bagus, maka penilaian terhadap fungsi lainnya akan bagus. Sebaliknya terlihat buruk, masyarakat beranggapan tak jauh beda dengan semua personel lainnya.

Di bagian lain, Kapolres juga menekankan kepada kapolsek yang baru dilantik untuk lebih aktif dan intensif melakukan penyuluhan kepada masyarakat dan meningkatkan koordinasi dengan mitra maupun leading sector terkait demi terciptanya keamanan dan kondusifitas di wilayah masing-masing. Apalagi saat ini tengah berlangsung proses pemilu presiden, yang tentunya menjadi bagian tugasnya dalam mewujudkan pesta demokrasi yang berjalan aman, tertib dan lancar. (*)

iklan bapenda