Geger, Tengkorak Babi Ditemukan di Pekarangan Masjid

oleh -0 views
bankntb

Kapolres: Diduga Diseret Hewan Liar

Sumbawa Besar, SR (31/05)

amdal
Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM
Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM

Warga Desa Lebin Kecamatan Ropang, seketika geger karena mendapati tengkorak babi di komplek masjid setempat, Kamis (29/5) pagi. Informasi keberadaan tengkorak di tempat rumah ibadah tersebut cepat menyebar memaksa polisi, camat dan unsur muspika setempat turun tangan. Polisi langsung mengevakuasi tengkorak babi tersebut untuk diamankan.

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM yang dikonfirmasi Jumat (30/5), mengakui penemuan kepala hewan yang diperkirakan tengkorak babi ini, namun bukan berada di dalam masjid, melainkan di sekitar pekarangan rumah ibadah tersebut. Kepala hewan yang sudah menjadi tulang belulang ini diduga ditarik atau diseret hewan liar. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut, untuk memastikan apakah tengkorak itu memang sengaja diletakkan atau dibawa hewan tertentu. “Hasil penyelidikan sementara, tengkorak itu bukan sengaja diletakkan dan kuat dugaan dibawa hewan liar,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, barang itu tidak mungkin sengaja diletakkan di sekitar masjid. Sebab, mayoritas warga yang tinggal di wilayah itu adalah umat muslim.

Tengkorak itu diakui Kapolres, telah dievakuasi dari TKP agar tidak memunculkan persepsi beragam yang dikhawatirkan akan memantik isu yang menyesatkan di tengah masyarakat.

Karenanya Ia berharap masyarakat tidak terpancing isu yang tidak benar, dan tetap menjaga kondusifitas daerah.

Sementara Camat Ropang, Amiruddin SH mengaku mendapat laporan dari Kades Lebin terkait adanya tengkorak hewan di sekitar masjid Desa Lebin. “Saya mendapat laporan jam 9 pagi Kamis kemarin yang kebetulan saya berada di Desa Lebangkar menghadiri suatu kegiatan,” akunya.

Baca Juga  Oknum Polisi Penggelap Mobil Ditangkap dan Ditahan

Meski demikian laporan itu langsung diteruskan camat ke Bupati dan Kapolres, yang selanjutnya meluncur ke Desa Lebin sekitar pukul 17.00 Wita. Saat tiba di lokasi, tengkorak itu sudah dibungkus kain oleh pihak kepolisian Polsek Ropang. “Saya tidak tahu dimana posisi sebenarnya tengkorak hewan itu, karena sudah dievakuasi polisi. Polisi beralasan barang bukti itu harus sampai di Sumbawa malam itu juga,” kata Camat Amiruddin.

Malam itu juga sambung Camat, dia beranjak ke Sumbawa melaporkan persoalan tersebut secara lisan kepada Bupati, Kantor Kemenag, Ketua MUI, dan Kesbangpoldagri Sumbawa.

Kemudian bersama Kapolsek yang diwakili salah seorang Kanitnya, Ketua MUI Ropang, dan anggota Babinsa Ropang, melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Lebin sekaligus memberikan pengarahan sekaligus menghimbau warga setempat untuk tidak terpancing isu dan tetap menjaga kondusifitas. “Alhamdulillah wilayah Desa Lebin tetap kondusif, dan sekarang masyarakat mulai menggiatkan siskamling untuk menjaga kamtibmas terutama menjelang Pilpres,” pungkasnya. (*)

 

 

iklan bapenda