TGB Terpukau Saksikan Pacuan Kuda “Angin Laut”

oleh -20 views
bankntb

Gadis Villa dan Putra Sumbawa Tampil Perkasa

Sumbawa Besar, SR (27/05)

Gubernur NTB dan Istri
Gubernur NTB dan Istri

Gubernur NTB, TGKH M Zainul Majdi MA terpaksa mempersingkat pidatonya pada acara peletakan batu pertama pembangunan Kampus Institut Ilmu Sosial Seni dan Budaya (IISSB) Samawa Rea di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Sumbawa, Minggu (25/5).

Orang nomor satu di Bumi Gora ini tergelitik ingin segera beranjak dari tempat duduknya setelah mendengar suara riuh rendah ribuan penonton yang memadati tribun Arena Pacuan Kuda “Angin Laut” yang berhadapan dengan lokasi peletakan batu pertama tersebut. Dengan mempercepat langkah, TGB—akrab Gubernur disapa didampingi istrinya, Hj Erica dan pemilik arena pacuan kuda, Dr H Zulkieflimansyah M.Sc, berjalan menuju arena diikuti para pejabat teras pemprov. Kebetulan saat itu tengah dilepas empat ekor kuda yang dipacu para joki cilik pada event yang sudah memasuki hari keempat ini.kuda laut 1

Kehadiran Gubernur dan rombongan ini tentu membuat suasana tampak berbeda. Beberapa penonton yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa, Jawa, Kalimantan, dan lainnya ini berebut ingin bersalaman dengan figure yang telah memimpin NTB selama dua periode. Terlihat TGB sangat menikmati pertandingan tersebut meski di suhu teriknya matahari.

Pada pertandingan putaran kedua ini, di Klas TK Ren VI kuda pacuan milik Wirawan—Kabag APP Sumbawa dari Panto Daeng Sumbawa menjadi jawara. Sementara di Klas Dewasa E pada Ren I, Master King milik Shun Shun dari Praya Lombok secara mengejutkan lebih cepat mencapai garis finish mengalahkan Manuver milik Danlanud Rembiga Letkol Arif.kuda laut 2

Baca Juga  Wagub NTB: Komitmen dan Kerja Keras Membawa Sukses

Pada Ren II, Putra Sumbawa milik Doktor Zul berhasil mempecundangi Sania milik RM Taliwang Lombok dan Tornado dari Dompu. Villa Matahari juga milik Doktor Zul mengikuti jejak Putra Sumbawa rekan “sekandangnya” unggul dari lawan-lawannya. Pada Ren III Klas Dewasa E, Villa Matahari tercepat dari Adi Bintang dari Dompu dan Ratu Adil dari Pulau Lombok.

Sehari sebelumnya, pertandingan tak kalah menarik. Pada Klas Dewasa A Ren I, Peluru milik H Husni dari Kota Bima tercepat mencapai finish, disusul M Top dari Langam Kecamatan Lopok, dan Lestari milik Agus dari Sernu Kelurahan Lempeh Sumbawa. Ketiga kuda ini berhasil memastikan Pasti Jaya dan Putra Pantai gugur dan tidak dapat mengikuti babak selanjutnya.

Kemudian Klas Dewasa A Ren III,  The Doctor harus pulang. Kuda pacu milik Ketua Pordasi Sumbawa, Ahmad Lamo ST ini gugur setelah dikalahkan Cahaya Buraq milik Abdil dari Kampung Mande, Kelurahan Bugis Sumbawa yang tercepat meninggalkan Pemburu milik Dedi Rupianto dari Kodim Sumbawa, dan Intan Samudra milik Alya dari Lape.kuda laut 3

Pertandingan paling dinanti-nanti para pecinta pacuan, adalah Klas Dewasa B pada Ren V. Di Klas ini tampil kuda-kuda yang sangat difavoritkan dan memiliki jam terbang yang cukup tinggi yakni Gadis Villa, Escobar, Tasikmalaya, dan The Black Pearl (Mutiara Hitam). Sejak box start dibuka, pemandangan seru tersaji, diiringi dengan sorak-sorai penonton.  Escobar milik Shun-Shun dari Praya bersaing ketat dengan Gadis Villa milik Doktor Zul, disusul The Black Pearl dan Tasikmalaya. Namun naas, di tikungan pertama saat bersaing ketat dengan Gadis Villa, Joki Cilik penunggang Escobar terjatuh dan dinyatakan diskualifikasi. Hasil akhir Ren ini dimenangkan Gadis Villa, mengekor di belakang The Black Pearl milik Dika dari Praya dan Tasikmalaya milik Fatahollah dari Langam.kuda laut 4

Baca Juga  BWS NT Antisipasi Kegagalan Konstruksi Bendungan Bintang Bano

Sementara Joki yang terjatuh segera dievakuasi dan dirawat tim medis berkolaborasi dengan para sandro.

Masih di arena yang sama, dipertandingkan Klas Dewasa D pada Ren III, melepas Magnum milik Johan Rosihan ST, Sinar Berlian, Warrior, Rossi dan Pemburu. Pada saat di tikungan kedua, Magnum dan Warrior masih bersaing di garis terdepan, namun di tikungan ketiga, Sinar Berlian milik Usman H Ahmad S.Sos dari Dompu memimpin hingga di garis akhir.

Ketua Pordasi Bima, H Adnan Abdullah SH MH di sela-sela pertandingan, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan event ini. “Event ini sangat berkualitas, ini menjadi referensi untuk penyelenggaraan event serupa di daerah kami,” katanya, seraya mengatakan selain memberikan hiburan, juga menciptakan geliat ekonomi maupun pariwisata yang menguntungkan daerah. “Daerah harus bersyukur dengan adanya pertandingan ini, dan patut didukung,” pungkasnya.  (*)

iklan bapenda