Siswa MTs Ditemukan Tak Bernyawa

oleh -1 views
Ilustrasi
bankntb

Sumbawa Besar, SR (26/05)

IPDA Totok Suharyanto SH, Kapolsek Empang
IPDA Totok Suharyanto SH, Kapolsek Empang

Seorang remaja ditemukan tak bernyawa di lokasi persawahan Unter Asam, Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kamis (22/5). Di tubuhnya terdapat luka, dan kondisinya sudah kaku. Setelah diidentifikasi, ternyata remaja tersebut adalah Riki Rivaldo (14), siswa kelas VII sebuah MTs di Kecamatan Empang. Hasil penyelidikan sementara, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas. Sebab di TKP ditemukan sepeda motor yang tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban. Diduga kuat sepeda motor tersebut menabrak pohon, menyebabkan korban terpental beberapa meter hingga di lokasi persawahan tersebut.

amdal

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM yang ditemui Jumat (23/5), memastikan korban meninggal dunia akibat kecelakaan, dan dugaan awal out of control (OC) atau kecelakaan tunggal setelah kendaraannya menabrak pohon.

Ditambahkan Kapolsek Empang, IPDA Totok Suharyanto SH, sebelumnya korban yang baru pulang sekolah diminta oleh orang tuanya untuk ke sawahnya yang berada di kawasan Prajak, Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang.

Menggunakan sepeda motor, sekitar pukul 14.00 Wita, korban melaju dari rumahnya di Desa Empang Bawah, Kecamatan Empang. Rencananya korban akan membantu ayahnya di sawah untuk menggiling padi, sebagaimana yang kerap dilakukannya selama beberapa hari ini.

Memasuki wilayah persawahan di kawasan Unter Asam di Desa Gapit Kecamatan Empang, korban diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, mengingat di TKP terdapat sebuah tikungan. Korban kemudian menabrak sebuah pohon Kayu Banten di sekitar lokasi. Akibatnya, bagian depan sepeda motor rusak dan korban terpental sekitar lima meter dari lokasi. “Kemungkinan saat tabrakan, tidak ada orang yang menolong korban, sehingga menghembuskan napas terakhir,” kata IPDA Totok—akrab Kapolsek low profil ini disapa.

Baca Juga  Buser Bekuk Pelajar Residivis Curanmor

Korban ditemukan sekitar pukul 19.30 Wita oleh seorang warga setempat, Sudaryo yang melintas hendak memberi minum ternaknya. Dia curiga karena melihat sepeda motor tergeletak di dekat sawahnya. Setelah didekati, terlihat korban tergeletak tak bernyawa. Sudaryo langsung menghubungi Kepala Desa Gapit dan Polsek Empang yang kemudian terjun ke lokasi bersama tim medis dari puskesmas setempat, serta keluarga korban. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kuat dugaan korban mengalami kecelakaan tunggal. Sebab tidak ada tanda-tanda sepeda motornya bertabrakan dengan kendaraan lain. Di tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya terdapat luka lecet di tubuh korban. Hasil pemeriksaan dokter, korban diduga meninggal dunia akibat benturan pada bagian dadanya.

Orang tua korban sudah menerima hal ini dan dianggap sebagai musibah. Mereka juga menyesal karena menyuruh korban ke sawah dengan menggunakan sepeda motor. “Kejadian menjadi pelajaran bagi orang tua, agar tidak memberi izin kepada anaknya yang masih di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor,” harapnya. (*)

iklan bapenda