Rugi Besar Tak Hadiri “Samawa Book Fair” 2014

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (26/05)

perpustakaan 2Rugi besar. Itulah kata yang terucap ketika tidak menghadiri Pameran Buku “Samawa Book Fair” 2014 sekaligus Bursa Buku yang digelar Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kantor Arsip Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa, Senin (26/5) .

Sebab pada pameran tersebut, masyarakat berkesempatan mendapatkan buku murah namun bermutu, karena langsung dihadiri dan dipasarkan oleh lima penerbit, tiga toko buku terbesar, serta diramaikan dengan stand Arpusda dari 10 kabupaten/kota di NTB.

Kegiatan yang didukung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, KFC, Bank BNI, Bank NTB, Pascolla dan Balpoint Standar itu semakin semarak, karena dalam pameran tersebut digelar lomba menggambar dan mewarnai yang akan diikuti sebanyak 500 orang siswa TK/PAUD di Kabupaten Sumbawa. Sebelumnya rangkaian dari pameran ini juga telah dilaksanakan Pemilihan Duta Baca dan Lomba Bercerita.

Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip NTB, Ir H Mokhlis M.Si yang dikonfirmasi melalui Kabid Pembinaan Perpustakaan, Dra Hj RR Sri Rahmatari MM, Jumat (23/5), memastikan pelaksanaan pameran buku ini akan semarak dan masyarakat sangat antusias menyambutnya. Kegiatan ini ungkap Hj Sri—akrab wanita anggun ini disapa, bertujuan sebagai media memperkenalkan arsip buku, film dan documenter. Selain itu sebagai ajang promosi dan memperkenalakan bahan bacaan dari berbagai penerbit, sehingga masyarakat dapat memahami arti dan pentingnya buku dalam memperluas cakrawala pengetahuan dan menjadikan buku sebagai sahabat dalam kehidupan keluarga.

Baca Juga  Penggunaan BOS Harus Transparan

Yang lebih khusus lagi, sambung Hj Sri, pameran ini diharapkan dapat menggugah masyarakat, pelajar dan mahasiswa untuk menempatkan buku sebagai sahabat dan salah satu kebutuhan pokok, serta mengintensifkan pergaulan anak sejak dini dengan buku sebagai bahan bacaan, sehingga dapat menciptakan budaya baca dari sejak dini.

Selain itu memberikan kesempatan kepada penerbit toko buku untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai judul buku hasil terbitan sebagai hasanah budaya bangsa. “Pada prinsipnya, pameran ini digelar sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang gemar membaca dan gemar belajar,” ucapnya.

Untuk diketahui, Pameran dan Bursa Buku ini sudah yang kedua kalinya. Sebelumnya dilaksanakan di Lombok Barat dalam rangka HUT Lobar, dan kali ini kegiatan yang sama dipusatkan di Kabupaten Sumbawa. Rencananya setiap tahun lokasi kegiatan akan dilakukan secara bergiliran di kabupaten/kota di NTB. (*)

iklan bapenda