Bunuh Paman, Pelajar SMP Dibui 7 Tahun

oleh -0 views
Ilustrasi
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/05)

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sumbawa (Foto: samawarea.com)
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sumbawa (Foto: samawarea.com)

AL (14) akhirnya divonis 7 tahun penjara. Siswa kelas IX di sebuah SMP wilayah Kecamatan Alas ini dinyatakan terbukti terlibat dalam kasus pembunuhan berencana bersama ayah dan dua saudara kandungnya, terhadap pamannya sendiri.

amdal

Dalam persidangan yang digelar Selasa (20/5) tersebut, majelis hakim yang diketuai Fatria Gunawan SH didampingi dua hakim anggota M Nur Salam SH dan Rini Kartika SH MH, menjeratnya dengan pasal 340 KUHP jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP jo UU No.3/1997 tentang Peradilan Anak.

Putusan majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan JPU Deddi Diliyanto SH, selama 8 tahun penjara.

Mendengar putusan hakim, terdakwa didampingi kuasa hukumnya Kamil Takwim SH dan M Hasan—Petugas Bapas Sumbawa, langsung menyatakan banding karena dari awal membantah terlibat dalam kasus pembunuhan sang paman yang dikenal dengan sebutan “Pembunuhan Lekong”. Sedangkan JPU menyatakan pikir-pikir.

Hakim dalam pertimbangan hukumnya mengatakan perbuatan terdakwa telah dapat dibuktikan ikut terlibat dalam kasus pembunuhan yang menewaskan Arahman, 9 Pebruari 2014. Karena tidak ada alasan pemaaf sehingga perlu dijatuhi hukuman pemidanaan sebagai bentuk efek jera. Apalagi hal-hal yang memberatkan terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan tidak mengajukan saksi yang meringankan (Adecharge). Namun demikian hakim mempertimbangkan hal-hal yang meringankan terdakwa yakni masih muda dan berlaku sopan di persidangan, sehingga hukuman pidananya seperdua dari hukuman orang dewasa.

Baca Juga  Jual Shabu, Oknum PNS Dibekuk

Pantauan di lapangan, persidangan itu mendapat pengamanan ekstra ketat. Sebab keluarga korban sekaligus keluarga terdakwa memadati ruang sidang. (*)

iklan bapenda