Siswa SMKN 1 Sumbawa Raih Nilai Sempurna UN Matematika

oleh -1 views
siswa SMKN 1 Sumbawa
bankntb

Sumbawa Besar, SR (21/05)

Drs Khairul Amal, Kepala SMKN 1 Sumbawa
Drs Khairul Amal, Kepala SMKN 1 Sumbawa

Meski tak mampu menjaga kelulusan 100 persen dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN), namun ada satu kebanggaan yang bisa diraih SMK Negeri 1 Sumbawa.

Kebanggaan itu adalah salah satu siswanya yakni Nurdillah Ahda Putri, berhasil meraih nilai 10 untuk mata pelajaran Matematika, mengingat bidang study tersebut dianggap paling sulit oleh sebagian besar siswa.

Untuk diketahui di salah satu sekolah unggulan dalam Kota Sumbawa itu, sebanyak 215 peserta UN dari 6 program study yaitu Akomodasi Perhotelan, Tata Busana, Tata Kecantikan, Tata Boga, Komputer Jaringan dan Multimedia. Satu di antara siswa itu dinyatakan tidak lulus.

Kepala sekolah setempat, Drs Khairul Amal, mengaku sedikit kecewa di UN SMA/MA/SMK Tahun 2014, karena sekolahnya belum berhasil meluluskan seluruh peserta ujian layaknya tahun lalu.

Adanya siswa yang dinyatakan tidak lulus ini menurut Amal—sapaan akrabnya, menandakan bahwa tanggungjawab sekolah belum terlaksana sepenuhnya, kendati siswa bersangkutan memang tidak terlalu efektif dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), di samping adanya perubahan sistem dalam penilaian UN. “Secara pribadi saya sedikit kecewa ada siswa yang tidak lulus tahun ini. Tapi di balik itu sekolah juga sangat bangga karena ada siswa yang mampu meraih nilai sempurna. Begitu juga dengan nilai siswa mengalami peningkatan,” ujarnya.

Selain Nurdillah sambung mantan kepala SMK 1 Lenangguar ini, ada juga siswanya Eliyatul Aulia yang meraih nilai tertinggi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia (8.60), Agif Yuliawan untuk mata pelajaran Bahasa Inggris (8.80), Ahsanal Iqbal Ardaneriawan, untuk mata pelajaran Produktif (9.55) dan Khairunnisa Abdining Izzati, juga untuk mata pelajaran Produktif (9.55). “Khusus jenjang SMK UN SMK 1 Sumbawa tahun ini mendapat klasifikasi nilai B,” tandasnya.

Baca Juga  Andy Tirta, Mengabdi untuk Tau dan Tana Samawa

Terhadap siswa yang tidak lulus kata Amal, pihak sekolah akan mendaftarkannya untuk dapat mengikuti ujian Paket C, yang akan dilaksanakan Agustus mendatang.

Agar target kelulusan 100 persen dalam pelaksanaan ujian kembali tercapai, pihak sekolah akan melakukan beberapa pembenahan. Di antaranya mengefektifkan proses KBM guru termasuk meningkatkan koordinasi antara pihak sekolah dengan orang tua wali murid. (*)

iklan bapenda