UN SMA di Sumbawa, 31 Tidak Lulus

oleh -9 views
Ilustrasi
bankntb
M Ali HK, S.Pd M.Pd, Kabid Dikmen Dinas Diknas Sumbawa
M Ali HK, S.Pd M.Pd, Kabid Dikmen Dinas Diknas Sumbawa

Sumbawa Besar, SR (20/05)

Sedikitnya 31 siswa dari 5.142 siswa SMA/MA/SMK di Kabupaten Sumbawa atau 0.60 % yang dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2013/2014.  Selebihnya, 5.111 atau 99.40% dinyatakan lulus.

amdal

Bila dibanding tahun lalu, jumlah ketidaklulusan tahun ini jelas meningkat tajam. Di Tahun Pelajaran 2012/2013 lalu, dari 4.765 peserta yang mengikuti ujian hanya 9 diantaranya yang tidak lulus, sedangkan siswa yang dinyatakan lulus ada sebanyak 4756 atau 99.81%.

Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Sumbawa, M Ali HK S.Pd M.Pd, Senin (19/05), mengatakan meningkatnya jumlah ketidaklulusan ini bisa jadi dikarenakan adanya perubahan sistem penilaian dalam pelaksanaan ujian.

Dijelaskan Ali, Tahun Pelajaran 2012/2013 sistem penilaian yang diterapkan dalam ujian adalah 60% : 40% (nilai raport dan nilai ujian sekolah sehingga melahirkan nilai UN) dan dirubah tahun ini menjadi 70% : 30%. “Mungkin ini salah satu penyebab angka ketidaklulusan kita tahun ini sedikit meningkat. Kalau upaya sekolah agar siswanya lulus 100%, saya kira sudah sangat maksimal,” ujarnya.

Untuk diketahui siswa yang dinyatakan tidak lulus ini berasa dari SMA 1 Lunyuk (3 siswa), SMA 1 Plampang (1 siswa), SMA 1 Alas Barat (1 siswa), SMA 4 Sumbawa (2 siswa), SMA 1 Moyo Utara (4 siswa), SMA Muhammadiyah Sumbawa (2 siswa), SMA Muhammdiyah Alas (1 siswa), SMA Samawa Utan (1 siswa), SMAK Gregorius (1 siswa), MA Darul Ihlas Al Islamy (8 siswa), MA Nurul Iman (1 siswa) SMK 1 Sumbawa (1 siswa) dan SMK 1 Plampang (1 siswa).

Baca Juga  Siswa SDN 1 Alas Lulus Seleksi Tahap I Olimpiade Matematika Dunia

Di Kabupaten Sumbawa sendiri ada sebanyak 51 sekolah penyelenggara UN. Dari jumlah tersebut sebanyak 38 sekolah dintaranya berhasil meluluskan 100% siswanya, sementara 13 sekolahnya lagi tidak mampu meluluskan semua peserta ujiannya.

Sementara itu Kadis Diknas setempat, Sudirman Malik, SPd, menambahkan khusus kepada 31 siswa yang dinyatakan tidak lulus, Dinas Diknas tetap berharap mereka mau menamatkan pendidikannya dengan cara mengikuti ujian Paket C, yang rencananya akan dilaksanakan bulan Agustus mendatang.

Kepada kepala sekolah Dirman Malik—sapaan akrabnya, meminta agar siswa yang tidak lulus ini segara didaftarkan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terdekat yang ada di wilayah masing-masing supaya bisa mengikuti ujian Paket C. (*)

iklan bapenda