Kontingen Sumbawa Siap Berlaga di POPDA NTB

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (18/05)

Bupati Sumbawa lepas Kontingen POPDA Sumbawa
Bupati Sumbawa lepas Kontingen POPDA Sumbawa

Sebanyak 92 orang terdiri dari 66 atlit, 26 pelatih dan official yang tergabung dalam kontingen Sumbawa akan bertolak ke Mataram mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi NTB yang berlangsung 20 hingga 25 Mei 2014.

amdal

Sebelum diberangkatkan, kontingen ini dilepas secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Jumat (16/5) kemarin. Para atlit ini akan berasal dari 7 cabang olahraga (cabor) meliputi sepak bola, bola voly, basket, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan dan pencak silat.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sumbawa, H Amri S.Sos. MSi, melaporkan, bahwa atlit yang akan berlaga di POPDA Provinsi ini merupakan atlit terbaik hasil seleksi melalui POPDA Kabupaten. Selain itu mereka telah mengikuti TC selama seminggu dalam rangka peningkatan displin dan kemampuan atlit. “Seluruh kontingen ini akan berangkat 20 Mei mendatang,” katanya.

Kegiatan di Mataram ini akan digelar di beberapa lokasi di antaranya, Asrama Haji NTB, Wisma Nusantara, dan Lapangan Atletik Mataram (PPLP).

Melihat komposisi cabang yang diikuti, H Amri menyebutkan ada beberapa cabang yang berpotensi masuk ke POPNAS, di antaranya sepak bola, silat dan bulu tangkis.

Untuk diketahui, POPDA merupakan ajang kegiatan 2 tahun yang digelar secara berjenjang bertujuan untuk pembinaan prestasi pelajar setiap kabupaten kota sekaligus menjadi atlit berbakat untuk dibina lebih lanjut pada sentra-sentra pembinaan di NTB. Seperti saat ini sejumlah atlit dari Kabupaten Sumbawa mengikuti pembinaan di Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP) Mataram.

Baca Juga  SMP 1 Badas Empat Kali Juara Umum LPI Kabupaten

Sementara itu Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik mengatakan olahraga bukan sekedar rekreatif atau refresing, namun diharapkan menjadi salah satu sarana dalam rangka pembinaan, bukan saja menjadi atlit berbakat, tetapi membangun manusia yang memiliki karakter. Karakter ini jelas JM, sesuatu yang dibutuhkan dalam berkehidupan. “Tidak ada gunanya prestasi kalau tidak mengenal etika, dan tidak mengerti sopan santun,” tukas JM.

Karenanya dia berharap kesempatan itu dapat digunakam dengan baik dalam bersaing yang penuh sportifitas, bergaul, dan saling bertukar informasi dengan atlit dari daerah lain.  Cara ini upaya memperkuat karakter, kepribadian dan jati diri sebagai bagian dari bangsa dan negara ini. JM juga berharap ajang itu dapat dimanfaatkan bukan sekedar menjadi juara, tetapi contoh bagi atlit yang lain. “Olaraga bukan lagi refresing tetapi dapat menjanjikan masa depan yang diraih melalui perjuangan dan keseriusan,” tandasnya.

Saat ini kebanggaan tidak diperoleh dari latar belakang keluarga yang mampu ekonomi, tapi ditentukan oleh kecerdasan dan intelektual. Kecerdasan dan intelektual ini dapat diciptakan melalui olahraga, yakni menjaga kesehatan jasmani dan rohani. “Ora et labora. Artinya dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula,” ucapnya sembari berharap para atlit Sumbawa sukses dalam prestasi dan menjadi duta daerah. (*)

iklan bapenda