Bayi Berumur Sehari Diduga Dibuang di Sawah

oleh -0 views
bankntb

Ibu Bayi Ditemukan 

Sumbawa Besar, SR (16/05) 

Ilustrasi
Ilustrasi

Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di sebuah rumah lokasi persawahan “Nanga Tamsi” Dusun Gelampar, Desa Usar Mapin, Kecamatan Alas Barat, Kamis (15/5) sekitar pukul 09.00 Wita. Penemuan bayi yang masih merah ini sontak membuat geger warga setempat. Namun warga berucap syukur, karena bayi yang terbungkus kain dan belum genap berumur sehari ini, dalam kondisi masih hidup.

Kepala Desa Usar Mapin, Sukarman yang mendapat informasi tersebut langsung turun ke lokasi. Saat itu juga bayi malang ini dievakuasi ke Puskesmas Alas Barat untuk mendapat perawatan medis.

Dituturkan Gabung Karman–akrab kades disapa, bayi itu pertamakali ditemukan oleh warganya bernama Kacat (50). Ia pun langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Alas Barat serta menginstruksikan semua kepala dusun dan RT untuk mencari siapa ibu dari bayi tersebut. Selanjutnya, para kadus mengumumkan melalui masjid dan mushalah. Upaya ini membuahkan hasil, ternyata bayi tersebut lahir dari rahim dari warga RT 01 RW 07 Dusun Gelampar, bernama Sahnah (32). Rupanya ibu bayi ini dalam kondisi sekarat karena mengalami pendarahan hebat. Warga pun  melarikannya ke Puskesmas Alas Barat untuk mendapat pertolongan medis.

Disebutkan Kades, Sahnah merupakan TKW yang baru dua hari pulang dari Abu Dhabi. TKW ini diberangkatkan oleh PT Bidar Timur dan baru 13 bulan bekerja di Abu Dhabi dipulangkan.

Baca Juga  Menghina Samawa, Facebooker Bakal Dijerat ITE

Dengan kejadian ini Ia berharap dinas terkait mengusut tuntas kasus yang menimpa TKW malang ini. Dan PJTKI yang memberangkatkannya harus bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa Sahnah. “TKW ini adalah warga kurang mampu,” ujar Kades Usar Mapin.

Sementara itu Kapolsek Alas Barat, IPTU Suwardi, membenarkan adanya penemuan bayi laki-laki yang diduga baru beberapa jam dilahirkan. Namun hingga kini ibu yang diduga membuang bayi belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat di puskesmas setempat, akibat mengalami pendarahan serius.

“Kondisi ibu bayi itu masih lemah, karena harus menjalani perawatan untuk proses pembersihan sisa plasma dan masa pemulihan paska nifas usai melahirkan sendiri di rumahnya itu,” jelas Suwardi.

Namun kasus dugaan pembuangan bayi ini akan ditindaklanjuti, selain menyelidiki motif pembuangan bayi, pemeriksaan juga akan mengarah kepada pria yang diduga menghamili pelaku hingga hamil dan membuang bayi hasil hubungan gelapnya. (*)

iklan bapenda