Lomba Pidato Kependudukan ‘Disapu’ Mahasiswa UTS

oleh -9 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (14/05)

Rian Adha Ardinata
Rian Adha Ardinata

Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS) tempat bersemayamnya putri-putri daerah berprestasi. Berbagai prestasi telah diraih mahasiswa universitas di kaki Bukit Olat Maras, Batu Alang, Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu mulai dari tingkat kabupaten, propinsi, nasional, bahkan internasional.

amdal

Potensi itu kembali dibuktikan pada Lomba Pidato Pendidikan Kependudukan tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2014, yang berlangsung di Aula BKBPP, Senin (13/5) lalu.

Dalam lomba ini untuk kategori tingkat perguruan tinggi, mahasiswa UTS menyapu bersih gelar juara mulai dari juara I, II dan III, masing-masing diraih Rian Adha Ardinata, Fitri Tjahyani dan Putri Indah Kencana.

Sedangkan untuk kategori SMP/SMA, juara pertama Millah Hanifa (SMAN 2 Sumbawa), kedua Rahmatullah (SMPN 1 Sumbawa) dan ketiga Nova Nurrofiah (SMAN 3 Sumbawa)

Kepala Bidang Data dan Jaringan Informasi BKBPP Sumbawa, Drs Muhammad Ahmad melaporkan, kegiatan tersebut digelar sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman bagi para siswa dan mahasiswa tentang program kependudukan di Indonesia dalam mewujudkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

Dengan keterlibatan para pelajar dan mahasiswa ini bersama pemerintah dapat menyukseskan program KB dan peduli akan lingkungan, sehingga tujuan bangsa dapat tercapai yaitu mensejahterakan rakyat.

Kegiatan lomba pidato bertemakan ‘Kependudukan di Indonesia’ ini diikuti 50 orang terdiri dari para pelajar SMP, SMA dan mahasiswa.

Sementara itu Kepala BKBPP Kabupaten Sumbawa, Ir A Yani dalam arahannya berharap lomba tersebut semakin menguatkan eksistensi program kependudukan dan kekeluarga berencana. Karena melalui lomba itu para peserta banyak mendapatkan referensi terkait dengan masalah kependudukan.

Baca Juga  Forum Anak, Cara Anak Memperoleh Hak Dasarnya
Fitri Tjahyani dan Putri Indah Kencana
Fitri Tjahyani dan Putri Indah Kencana

Perkembangan dunia dengan kemajuan teknologi informasi dan era globalisasi saat ini, jika tidak difilter akan terjebak dan terjerumus. Melalui program kependudukan inilah upaya BKBPP untuk menyiapkan generasi muda dari usia dini hingga berkeluarga. “Peran generasi muda yang berfikiran maju ini menjadi harapan bagi pemerintah untuk melahirkan generasi berencana (Genre),” cetusnya.

Belum lama ini ungkap Yani, BKBPP menggelar Lomba Duta Generasi Berencana (Genre) putra dan putri, dan berhasil menjadi juara 1 putra/putri tingkat Provinsi NTB yang diraih mahasiswa UTS. Keduanya akan mewakili Provinsi NTB pada tingkat nasional.

Terkait dengan lomba pidato tersebut, Yani berharap agar melalui lomba itu para peserta memiliki kemampuan pengetahuan dengan harapan permasalahan kependudukan dapat teratasi.

Untuk diketahui 10 tahun terakhir pemerintah di bawah era reformasi sempat mengabaikan program kependudukan akibatnya tidak ada pengendalian terhadap pertumbuhan penduduk.

Saat itu jelas Yani, pertumbuhan penduduk di Indonesia mencapai 3,5 hingga 4 juta pertahun, sama dengan jumlah penduduk Singapura.

Namun era reformasi berlalu, sektor kependudukan mulai mendapat perhatian pemerintah, berbagai upaya dan strategi mulai dilakukan untuk menyiasati dan melakukan pengendalian terhadap ledakan penduduk, salah satunya program KB melalui kontrasepsi.

Yakni merubah pola pikir masyarakat untuk menjadi cikal bakal keluarga yang memiliki pemahaman tentang program kependudukan dan keluarga berencana.

“Melalui pendidikan kependudukan ini sangat penting pengaruhnya untuk menciptakan generasi emas di Kabupaten Sumbawa,” harapnya.

Baca Juga  Amir Zaman Ranggabarani Dikukuhkan Sebagai Ketua Forum Anak Samawa

Di bagian lain Yani menginformasikan kerjasama BKBPP dengan UNSA (Universitas Samawa) dalam program kesehatan refroduksi. Ke depan kerjasama serupa dapat terjalin dengan perguruan tinggi lainnya terutama Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). (*)

iklan bapenda