Hanura Siap Rebut Ketua Komisi

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (12/05)

H Ilham Mustami S.Ag (Calon Pimpinan DPRD dari Hanura)
H Ilham Mustami S.Ag (Calon Pimpinan DPRD dari Hanura)

Meski sudah mendapat kursi pimpinan DPRD Sumbawa, bukan berarti Partai Hanura tidak melirik kursi ketua komisi. Sebab partai yang mendapat kursi di DPRD Sumbawa memiliki kesempatan yang sama, dan hal itu tergantung dari lobi politik yang tengah dibangun dan gencar dilakukan saat ini.

amdal

Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Drs H Jamaluddin Malik yang ditemui di kediamannya, Minggu (11/5), mengakui Hanura telah mendapat jatah kursi salah satu pimpinan di DPRD, menyusul perolehan 5 kursi hasil Pemilu Legislative 2014.

Meski demikian, JM—akrab ketua Hanura yang juga Bupati Sumbawa ini disapa, tidak menampik partainya juga melirik jabatan ketua komisi. JM enggan menyebutkan komisi mana dari empat komisi yang tersedia. Namun diakuinya, Hanura tengah melakukan lobi atau negosiasi politik dengan partai-partai lainnya.

JM menyindir banyak parpol yang ingin merebut jabatan ketua Komisi III yang di antaranya menangani infrastruktur yang berkaitan dengan proyek pembangunan. Padahal menurut JM, semua komisi memiliki peran yang sangat penting dalam menyelesaikan persoalan di daerah sesuai bidang masing-masing. “Tidak ada namanya komisi basah dan kering, semua sama,” tegas JM.

Yang paling penting lanjut JM, bagaimana di DPRD dengan kelengkapannya itu dapat bekerja optimal sesuai tupoksinya. Dan yang sangat penting lagi, kader Hanura di dewan dapat berperan maksimal, mengemban amanah sebagai wakil rakyat. “Kami harap mereka tidak macam-macam, kalau berbuat macam-macam yang merugikan citra partai dan rakyat, saya PAW,” ancamnya.

Baca Juga  Tim NU Peduli Sarankan Bangun Rumah Ramah Gempa di NTB

Siapa Pimpinan Dewan dari Hanura

Di bagian lain JM mengaku kerap mendapat pertanyaan mengenai siapa kader Hanura yang layak direkomendasikan untuk menduduki jabatan pimpinan DPRD Sumbawa apakah Ardi Juliansyah atau H Ilham Mustami. Bahkan sudah banyak yang datang menemuinya untuk meminta agar Ardi Juliansyah S.Ip yang merupakan puteranya menduduki jabatan itu.

Untuk menentukannya, ungkap JM, Hanura tidak asal comot,  tidak bersandar pada kedekatan dan kekeluargaan. Hanura telah mematok criteria di antaranya pengurus partai, loyal dan telah berjuang membesarkan partai, serta memiliki pengalaman yang cukup. “Siapapun dia, apakah dari kalangan keluarga atau bukan, jika memenuhi criteria itu, dia pantas untuk direkomendasikan,” ucap JM.

Meski tidak menyebutkan figur, JM memberikan i’tibar buah-buahan. Menurutnya jika masih muda dipaksakan untuk cepat matang, hasilnya tidak bagus. Tapi sebaliknya buah matang sesuai waktunya, maka hasilnya akan bagus. (*)

iklan bapenda