Kondisi SD Ai Limung Memprihatinkan

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (09/05)

Kondisi SDN Ai Limung sangat memprihatinkan. Meski jaraknya tidak terlalu jauh dari Kota Sumbawa tepatnya di wilayah Desa Pungkit Kecamatan Moyo Utara, namun perhatian dari pemerintah terutama dinas terkait  terkesan minim.

Selain letaknya yang berbahaya, karena berada di bantaran sungai, tanpa ada talud atau tanggul pengaman tebing.

Selain itu lingkungan sekolah tanpa pagar keliling, sehingga hewan ternak milik warga leluasa masuk sekolah, dan meninggalkan kotorannya. “Kadang kegiatan belajar mengajar (KBM) jadi terganggu karena hewan ternak warga bebas masuk sekolah tanpa hambatan,” kata Kepala Sekolah setempat, H Hamzah S.Pd kepada media ini Kamis (8/5).

Untuk menyiasatinya, sekolah telah memasang pagar yang terbuat dari bambu. Itupun dapat ditembus hewan ternak. Selain tidak aman dari ternak, ungkap Haji Hamzah, sekolahnya tidak aman dari pencuri. Sebab tidak adanya penjaga sekolah sehingga kondisinya sangat rawan. Biasanya dia selaku kepala sekolah merangkap sebagai penjaga karena sekolahnya tidak memiliki anggaran untuk menggaji penjaga sekolah.

Untuk sarana dan prasarana juga diakui masih sangat minim. SDN Limung tidak memiliki ruang UKS, dan perpustakaan.

Terhadap kondisi ini, pihaknya telah melaporkannya ke instansi terkait agar dapat ditangani. “Insya Allah, dalam waktu dekat akan kami usulkan ke Dinas Diknas. Kami semoga dapat direalisasikan,” imbuhnya.

Untuk diketahui sekolahnya memiliki 65 siswa, 11 orang guru meliputi 5 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 6 orang Guru Tidak Tetap (GTT). Untuk masing–masing kelas dalam satu rombongan belajar (rombel)  hanya belasan siswa. (*)

Baca Juga  Dr Zul Usul Merger UTS, UNSA dan IISBUD Jadi Universitas Negeri  

 

iklan bapenda