Doktor Zul Hibahkan Ratusan Ternak untuk SMK Al Kahfi

oleh -1 views
bankntb

1,7 Miliar dari Kemendiknas

Sumbawa Besar, SR (09/06)

amdal
Ustadz Jufri S.Pd.I, Kepala SMK Al Kahfi
Ustadz Jufri S.Pd.I, Kepala SMK Al Kahfi

Meski terletak di sudut perbukitan antara Pernek, Batu Alang dan Leseng wilayah Kecamatan Moyo Hulu, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Kahfi, akan menjadi pelita di ujung terowongan. Keberadaan sekolah kejuruan berbasis pesantren ini bakal mampu mendistribusikan harapan bagi masyarakat Sumbawa dalam melahirkan generasi emas yang islami dan memiliki pengetahuan serta keahlian.

SMK yang pendiriannya digagas Dr H Zulkieflimansyah M.Sc, serta peletakan batu pertama dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melalui Dirjen Pembinaan Sekolah Kejuruan, Drs Mustaghfirin Amin, M.BA dan Menteri PDT Helmi Faizal Zaini, 26 Maret 2014 lalu, mulai membuka penerimaan siswa baru untuk Tahun Ajaran 2014/2015.

Bahkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) akan dilaksanakan dalam Bulan Juli mendatang menyusul realisasinya bantuan hibah dari Kemendiknas sebesar Rp 1,7 miliar. USB ini meliputi 3 ruang belajar, 3 ruang praktek, ruang guru dan perpustakaan yang pengerjaannya akan dilakukan secara swakelola. “Jika ada tersisa dari dana ini, akan diarahkan untuk pembangunan asrama. Sebab SMK ini berbasis pesantren yang siswanya akan diasramakan,” kata Kepala SMK setempat, Ust Jufri S.Pd.I, Kamis (8/5).

Selain bantuan hibah anggaran dari kemendiknas, ungkap Ustadz Jufri, SMK Al Kahfi juga menerima bantuan ratusan ekor ternak dari Doktor Zul selaku inisiator. Ternak itu meliputi 105 ekor sapi, 35 kerbau, 14 lembu dan 85 ekor kambing. Tak hanya itu, ekonom yang juga tokoh pendidikan ini juga menghibahkan satu unit mobil L-300, dan beberapa rumah yang akan dijadikan sebagai tempat pemondokan sementara para siswa atau santri. “Semoga doa bersama bagi kemajuan sekolah ini dikabulkan Allah SWT, karen sesungguhnya kehadiran SMK ini berbeda dengan SMK lainnya,” ucap mantan Anggota DPRD Sumbawa ini.

Baca Juga  Muladno: Tidak Kembangkan Kerbau, Peternak Sumbawa Berdosa
Doktor Zul, Inisiator Pendirian SMK Al Kahfi
Doktor Zul, Inisiator Pendirian SMK Al Kahfi

Disinggung jumlah penerimaan siswa baru, Ustad Jufri menargetkan 100 siswa yang disesuaikan dengan ruang belajar yang terbatas. Dan sejauh ini sudah ada 37 siswa yang berasal dari SMP di Kota Sumbawa dan beberapa kecamatan, seperti Lunyuk Labangka, Empang, dan Tarano. “Penerimaan siswa baru perdana ini kami hanya menerima siswa laki-laki, ke depan menerima siswa dan siswi,” ujarnya.

Para siswa akan disebar di masing-masing jurusan yaitu pertanian, akuntansi dan tekhnik jaringan, serta akan dibuka jurusan peternakan, dengan konsep pembelajaran mengikuti kurikulum pemerintah. Karena ada pelajaran pondok pesantrennya, siswa akan mendapatkan pemahaman akidah, ibadah dan akhlak, dengan belajar, bekerja, sambil beramal.

Sementara Inisiator SMK Al Kahfi, Dr H Zulkieflimansyah M.Sc menyatakan, kehadiran SMK Al Kahfi ini untuk melahirkan lulusan yang mampu berbahasa asing, ahli mesiin dan elektronik, serta ahli dalam membuat web desaign. Tanpa keahlian ini juga, minimal yang bersekolah di SMK Al Kahfi menjadi orang yang baik. “Bayangkan jika setiap tahunnya SMK Al Kahfi meluluskan ratusan siswa setiap tahunnya, betapa banyak orang baik di Sumbawa ini, betapa besarnya pahala. Semoga ini satu hal kecil yang bisa kita persembahkan untuk memuliakan manusia,” ucapnya.

al kahfi besarSebelumnya Menteri PDT, Helmi Faizal Zaini menilai model pendidikan umum saat ini, belum paripurpa dalam konteks membentuk karakter dan peradaban sosial bagi masyarakat. Ia mengakui ada banyak ruang kosong yang jika tidak diisi akan terjadi destruksi atau anarki sosial. Kehadiran SMK Al Kahfi dengan model pendidikan berbasis keagamaan, mampu mengisi ruang kosong tersebut. Bahkan ada tiga hal sekaligus yaitu membentuk masyarakat intelektual, masyarakat sosial dan masyarakat spiritual melandasi. (*)

iklan bapenda