15 Mahasiswa Biotech UTS Berlaga di Boston AS

oleh -0 views
bankntb

Rekayasa Genetika Bakteri E.coli Jadi Alat Deteksi Keaslian Madu

Sumbawa Besar, SR (08/05)

Universitas Olat MarasMeski baru semester II, namun 15 mahasiswa Biotekhnolgi Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS) bakal mengukir sejarah. Calon ilmuwan muda masa depan bangsa ini akan berlaga di Boston Amerika Serikat, Oktober 2014 mendatang.

Saat ini Cindy Cs tengah mempersiapkan diri untuk menciptakan sebuah robot hasil rekayasa genetika Bakteri Ecoli. Robot yang akan menjadi alat atau bio sensor guna mendeteksi keaslian madu Sumbawa ini akan dipaparkan di Kompetisi iGEM (International Genetically Engineered Machined) ke-10 di MIT Boston USA.

Ditemui di Kampus UTS, Cindy didampingi anggota timnya, menyebutkan, Indonesia akan mengutus 4 tim dari empat universitas yang akan berkompetisi di iGEM Boston AS nanti. Tim ini akan berlaga dengan sejumlah tim universitas terkemuka lainnya di seluruh dunia. Dari Indonesia adalah Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS), Universitas Indonesia (UI), Institut Tekhnologi Bandung (ITB), dan Universitas Brawijaya (UB).

Untuk persiapan ke iGEM nanti ungkap Cindi, mereka tengah menyelesaikan proyek yaitu membuat sesuatu alat

yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Proyek dimaksud adalah membuat robot untuk bio sensor terhadap keaslian madu Sumbawa. Alat ini coba diciptakan karena potensi madu di Sumbawa cukup besar dan sangat terkenal seantero jagat Nusantara bahkan dunia. “Tentunya kualitas madu Sumbawa ini harus tetap terjaga,” ucapnya.

Baca Juga  Menteri PAN-RB Menginspirasi Mahasiswa UTS

Robot atau alat ini, jelas Cindy, dibuat dengan cara merekayasa genetika ecoli guna mengetahui kadar keaslian madu. “Inilah yang tengah kami pelajari dan masih banyak waktu yang tersedia sebelum bertolak ke Boston, Oktober nanti,” ujarnya.

Ia berharap hasil karya mahasiswa Bioteknologi UTS memukau dewan juri dan mendapat pengakuan dunia, serta mampu bersaing.

Sementara itu Rektor UTS, Dr H Zulkieflimansyah M.Sc mengaku kagum dengan kecerdasan mahasiswanya. Ia semakin optimis, di masa mendatang generasi berkualitas ini akan menjadi ilmuwan dunia yang akan bermanfaat bagi umat manusia.

Untuk diketahui beberapa prestasi membanggakan telah dipersembahkan UTS bagi Kabupaten Sumbawa dan NTB.

Di awal pendiriannya, dua mahasiswa Biotechnology  mendesain robot biologi, yaitu robot bakteri yang mampu merubah bau sampah menjadi bau buah-buahan.

Masih dari Prodi yang sama, satu mahasiswa lolos final National Maritime Essay Competition.

Tidak hanya itu mahasiswa Prodi Biotechnology terpilih magang di Nasional Institute for Material Sience, sebuah lembaga terbaik di Jepang. Mahasiswa UTS ini terpilih bersama mahasiswa S2 Universitas Indonesia (UI). Demikian dengan dua mahasiswa dari prodi yang sama juga terpilih sebagai Duta Mahasiswa Berencana (Genre) dan mewakili NTB ke tingkat nasional sekaligus menjadi yang pertamakalinya bagi Sumbawa terpilih sebagai Duta Genre. Meski calon ilmuwan, bukan berarti mahasiswa UTS tidak berprestasi di bidang lain. Seperti yang ditunjukkan mahasiswa Fakultas Ekonomi UTS yang akan mewakili NTB ke tingkat nasional dalam Kejuaraan Taekwondo. Namun saat ini mahasiswa tersebut tengah mempersiapkan diri untuk berlaga di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) NTB. (*)

iklan bapenda