Institut Ilmu Sosial Seni dan Budaya Hadir di Sumbawa

oleh -12 views
Lokasi Pembangunan IISSB
bankntb

Sumbawa Besar, SR (07/05)

doktor Zul UTSTidak lama lagi satu perguruan tinggi kembali dibangun di Kabupaten Sumbawa. Perguruan tinggi yang diinisiasi Dr H Zulkieflimansyah M.Sc ini bernama Institut Ilmu Sosial Seni dan Budaya (IISSB). Perguruan tinggi yang berlokasi di Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara tepatnya di sekitar arena Pacuan Kuda “Angin Laut” ini akan menyelenggarakan 6 jurusan, yaitu Ilmu Hukum, Pemerintahan, Sejarah, Sosiologi, Bahasa Indonesia serta TV dan Film. “Kami sedang mengurus perijinannya, semoga segera terbit,” kata Doktor Zul—akrab penggagas yang juga tokoh nasional ini disapa.

amdal

Rencananya ungkap Doktor Zul, peletakan batu pertama kampus yang di antaranya melahirkan seniman terkemuka tersebut akan dilakukan Gubernur NTB M Zainul Majdi pada 21 Mei 2014 mendatang.

Arena pacuan kuda "Angin Laut" lokasi pembangunan  IISSB
Arena pacuan kuda “Angin Laut” lokasi pembangunan IISSB

Lebih jauh dijelaskan Dr Zul, pendirian sejumlah perguruan tinggi di daerah ini sebagai upaya untuk mewujudkan tekadnya menjadikan Sumbawa sebagai kota pendidikan, dengan harapan agar orang luar dapat menuntut ilmu di tempat ini. Bahkan sudah ada calon mahasiswa dari Banten dan kota lainnya di Indonesia yang mengemukakan keinginannya untuk kuliah di Sumbawa terutama Institut ISSB. “Pendirian institut ini sasarannya bukan segmen yang baru lulus, diharapkan 5 tahun ke depan semua PNS terutama di Kabupaten Sumbawa bergelar minimal S1,” ucapnya.

Disinggung model bangunan kampus IISSB, Doktor yang baru saja terpilih kembali sebagai anggota DPR RI dari Dapil Banten, mengatakan tidak semegah UTS (Universitas Tekhnologi Sumbawa). Bahkan lebih sederhana dari kampus yang sudah ada di daerah ini.  Bangunannya semi permanen dengan tiang dari bahan kayu. “Kami tidak ingin terpenjara dengan fisik bangunan untuk melahirkan SDM berkualitas,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Beri Reward Dua Siswa NTB Peraih Medali Emas Nasional

Kondisi bangunan dinilai sangat pas dengan keadaan kampus yang berada tidak jauh dari tepi pantai, dan sangat cocok untuk menyalurkan bakat seni dan budaya di kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum.

Diharapkan juga keberadaan kampus yang akan dipimpin Ahmad Yamin SH MH (Young) ini dapat mengatrol ekonomi masyarakat setempat, sehingga Desa Penyaring yang berada di pesisir utara Kecamatan Moyo Utara menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. (*)

iklan bapenda