SMPN 1 UI Gratiskan Pakaian Seragam

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (03/05)

Siswa SMPN1 UI Latihan Sepak Bola
Siswa SMPN1 UI Latihan Sepak Bola

Banyak cara yang dapat dilakukan sekolah untuk menarik minat siswa berprestasi melanjutkan pendidikan di sekolah bersangkutan. Salah satunya dengan menggratiskan pakaian seragam, seperti yang diterapkan SMP Negeri 1 Unter Iwes, saat penerimaan siswa baru nanti.

amdal

Ditemui kemarin, kepala sekolah setempat, Punijan S.Pd, mengatakan kebijakan pengratisan sebagai upaya pihak sekolah membina potensi siswa berprestasi khusus dalam bidang olahraga.

Selama ini meski SD pendukung cukup banyak seperti SD Nijang, SD Kerato, SD Sering, SD Uma Beringin, SD Samapauin hingga SD 3 Sumbawa, namun ada kecenderungan sebagian besar lulusannya lebih memilih melanjutkan pendidikannya di sekolah lain.

Kondisi tersebut menuntut pihak sekolah berfikir keras mencari strategi jitu, bagaimana menjaring siswa berprestasi yang ada di SD pendukung ini agar mau bersekolah di SMP 1 UI. “Penggratisan pakaian seragam ini salah satu strategi agar lulusan di SD pendukung mau melanjutkan pendidikannya di SMP UI. Kami ingin menunjukkan kepada mereka, bahwa kualitas sekolah kami juga tidak kalah dengan sekolah lainnya,” ucap Punijan.

Untuk membimbing siswa berprestasi terutama di bidang olahraga ini, pihak sekolah sudah menjalin kerjasama dengan mantan atlet atletik nasional, Supiati, termasuk pelatih olahraga cabang lainnya.

Nantinya, para siswa ini tetap disatukan dengan siswa lainnya dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Yang membedakan mereka memiliki porsi lebih di kegiatan ekstra kurikulernya. “Mereka (siswa berprestasi) tetap disatukan dengan siswa lainnya, karena sekolah tak ingin ada gap antar sesama siswa,” tandasnya.

Baca Juga  Kian Berkurang, CJH Asal Sumbawa Tidak Penuhi Kloter

Punijan yang juga Sekretaris Forum Komunikasi Kerja Kepala Sekolah (FK3S) SMP/MTs ini menyatakan penjaringan siswa berprestasi tersebut dilakukan juga sebagai upaya pihak sekolah mengembangkan potensi siswa tidak hanya di bidang akademik namun juga di bidang non akademik. “Kita ingin prestasi akademik dan non akademik siswa berdiri sejajar. Untuk tahap awal ini sekolah menggratiskan dulu pakaian seragam. Sekolah juga akan memberikan bea siswa kalau prestasinya bagus,” pungkasnya. (*)

iklan bapenda