UN SMP/MTs di Sumbawa Diikuti 6.766 Siswa

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (01/05)

Sudirman Malik S.Pd, Kadis Diknas Sumbawa
Sudirman Malik S.Pd, Kadis Diknas Sumbawa

Sebanyak 6.766 pelajar SMP/MTs di Kabupaten Sumbawa akan mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun 2014, yang akan digelar serentak 5—8 Mei mendatang.

amdal

Peserta UN ini terdiri 3.291 pelajar putra dan 3.475 pelajar putri yang berasal dari 122 sekolah negeri/swasta.

Meski demikian hanya 85 sekolah menjadi penyelenggara ujian, 37 sekolah lainnya bergabung dengan sekolah terdekat yang ada di wilayah setempat, karena jumlah peserta ujiannya sedikit atau tidak memenuhi 20 siswa untuk satu ruangan.

Untuk diketahui ada 4 mata pelajaran yang diujiankan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.

Ditemui kemarin, Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Sumbawa, Sudirman Malik S.Pd menyebutkan naskah soal UN SMP/MTs ini sudah diterima panitia kabupaten dua hari sebelum pelaksanaan ujian.

Seperti halnya SMA/MA/SMK terang Dirman Malik—sapaan akrabnya, naskah soal SMP/MTs ini langsung diantar panitia provinsi ke Polres Sumbawa, untuk kemudian didistribusikan ke masing-masing wilayah.

Sebelum didistribusikan seluruh naskah soal ini akan dicek, untuk memastikan isi amplop sesuai dengan jumlah peserta dalam satu ruangan. Ia berharap dalam pelaksanaan nanti tidak ditemui kendala dan berlangsung lancar. Karena itu Dirman Malik yang juga Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa ini mengingatkan kepala sekolah dan penyelenggara ujian untuk memberikan dukungan dalam menyukseskan penyelenggaraan UN.

Kepada peserta untuk tidak menjadi UN sebagai momok yang justru akan mengganggu persiapan siswa. UN menurutnya, merupakan proses evaluasi untuk mengetahui prestasi siswa selama mengenyam pendidikan. “Jadi jangan percaya isyu bocoran kunci jawaban sebab itu penipuan dan hanya akan merugikan peserta. Percayakan saja pada dengan kemampuan sendiri,” demikian Dirman Malik. (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Jajanan Sekolah Rawan Keracunan, Dikes dan BPOM Gelar Bimtek