Kapolres Perintah Tangkap Perusak Ruang Komisi

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (01/05)

AKBP Karsiman SIK MM, Kapolres Sumbawa
AKBP Karsiman SIK MM, Kapolres Sumbawa

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM menegaskan aksi anarkisme sekelompok orang yang menamakan diri elemen KMPP (Koalisi Mahasiswa Peduli Pendidikan) di gedung DPRD Sumbawa dengan merusak sejumlah asset, merupakan perbuatan tindak pidana. “Kami sudah menerima laporan secara resmi untuk diproses secara hukum,” kata Karsiman—akrab kapolres disapa.

amdal

Pihaknya telah mengirim tim Reserse dan Kriminal (Reskrim) untuk melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Dari barang bukti yang diamankan termasuk hasil dokumentasi, terduga pelaku teridentifikasi.  Menurut Kapolres, mereka akan dipanggil secara patut, dan jika tidak direspon akan dilakukan penjemputan secara paksa.

Rusak DPRD
staf DPRD menunjukan BB

Jika terbukti para pelaku dapat dijerat pasal 170 KUHP tentang pengrusakan secara bersama-sama dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. “Dengan ancaman hukuman ini, para pelaku dapat dilakukan penahanan,” tegas perwira low profil ini.

Disinggung aksi KMPP mengantongi ijin, Kapolres menyatakan bahwa aksi demo tidak dilarang karena penyampaian pendapat di depan umum dilindungi undang-undang. Tentunya dengan etika, tanpa anakisme. “Yang dimiliki ijin demo, tapi bukan ijin melakukan pengrusakan,”  tukasnya.

Untuk itu Ia menghimbau ketika masyarakat melakukan unjukrasa, hendaknya mematuhi aturan-aturan unjukrasa yang damai dan lebih mengedepankan dialog. “Jangan melakukan aksi unjukrasa namun merugikan orang lain, merusak sarana dan fasilitas umum, serta blokir jalan yang dapat merugikan pengguna jalan,” demikian Kapolres. (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Bupati Sumbawa Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat Gatarin