Panwaslu Terbitkan Rekomendasikan Tiga Kasus Pelanggaran Pemilu

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (26/04)

Mahyuddin Soud S.Pd, Ketua Panwaslu Kabupaten Sumbawa
Mahyuddin Soud S.Pd, Ketua Panwaslu Kabupaten Sumbawa

Empat laporan dugaan penggelembungan suara Pemilu Legislatif 2014 yang terjadi di sejumlah TPS di Kabupaten Sumbawa yang diterima Panwaslu, tiga di antaranya telah direkomendasikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa.

amdal

Direkomendasikannya ke KPU ungkap Ketua Panwaslu Sumbawa, Mahyuddin Soud S.Pd yang ditemui Jumat (25/4), karena laporan itu merupakan bentuk pelanggaran administrasi yang harus segera ditindaklanjuti. Adalah pengaduan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumbawa, pengaduan Caleg Lan Rusdi SH dari Partai Gerindra untuk Dapil V Sumbawa dan laporan dari Aliansi Masyarakat Kakiang Kecamatan Moyo Hilir. “Hasil pengkajian kami memutuskan untuk melimpahkan penanganan itu kepada KPU Sumbawa guna dikroscek data seperti formulir C1, C1 Plano, model DA beserta seluruh lampirannya, sehingga dapat diketahui dengan jelas,” ujarnya.

Jika perlu, lanjut Mahyuddin, kroscek data ini dapat dilakukan bersama-sama dengan Panwaslu maupun kepolisian dengan mengundang sejumlah pihak terkait termasuk pelapor, terlapor, parpol maupun caleg.

Mengenai keinginan pelapor untuk dilakukan pemilihan ulang, Mahyuddin menyatakan tidak memenuhi syarat, ini berdasarkan sejumlah bukti dan saksi yang diajukan.

Sedangkan pengaduan oleh LBH Yustisia atas nama kuasa principal Muhammad Talib SH Caleg PDIP dari Dapil I Sumbawa terkait dengan dugaan penggelembungan suara di sejumlah TPS di Kecamatan Plampang masih dalam proses pemeriksaan intensif. “Insya Allah satu dua hari ini sudah ada kesimpulan untuk menentukan langkah selanjutnya,” demikian Mahyuddin. (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Dikunjungi Menlu Arab Saudi, Presiden Tekankan Perlindungan TKI