Caleg PKS Zulkifliemansyah Berjaya di Kota Cilegon

oleh -7 views
Dr H Zulkieflimansyah M.Sc, Rektor UTS
bankntb

 Putra Sumbawa yang Bukan Jago Kandang

Cilegon, SR (22/04)

amdal
Dr Zulkieflimansyah SE M.Sc
Dr Zulkieflimansyah SE M.Sc

Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan legislatif (pileg) yang digelar oleh KPU Cilegon di Kantor KPU setempat Jalan Abdul Hadi, Kelurahan Bendungan Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, semalam menempatkan jagoan petahana PKS sebagai juara untuk suara DPR-RI. Hal ini membuktikan bahwa putra Sumbawa, NTB, tidak hanya jago kandang karena mampu berkompetisi di luar daerah.

Ketua KPU Kota Cilegon, Fathullah Hasyim menyebutkan caleg petahana PKS Zulkieflimansyah meraih suara perorangan terbanyak untuk suara caleg DPR-RI yaitu 9.637 suara. Menempati urutan kedua Yayat Biaro—caleg dari Partai Golkar dengan perolehan suara 9.257. Sementara Kartika Yudhisti, puteri Menteri Agama Suryadharma Ali, berada di posisi ketiga. Puteri Ketua PPP ini hanya memperoleh 8.569 suara.

Namun untuk urutan suara partai dan caleg, Partai Golkar memimpin perolehan 38.993 suara, di urutan kedua Partai Gerindra dengan jumlah suara 23.887 dan di posisi ketiga PDI Perjuangan dengan jumlah 22.456 suara. “Untuk partai urutannya Golkar, Gerindra, dan baru kemudian PDIP,” ujar Fathullah.Doktor Zul dan ikang fauzi

Berikut hasil penghitungan rekapitulasi Kota Cilegon untuk tingkat DPR-RI, jumlah suara partai, serta caleg yang paling banyak mendapatkan suara. Susunan berdasar nomor urut partai:

1. Partai Nasdem, jumlah suara 13.280. Caleg suara terbanyak, Mamat Rahayu, 3.096 suara.

2. PKB, total jumlah suara 10.590. Caleg suara terbanyak, Vicki Rhoma Irama, 4.080 suara.

3. PKS, jumlah suara, 17.267. Caleg suara terbanyak, Zulkieflimansyah, jumlah suara 9.637.

4. PDIP, jumlah suara 22.456. Caleg suara terbanyak, Sophar Maru Hutagalung, jumlah suara 2.967.

5. Partai Golkar, jumlah suara 38.993. Caleg suara terbanyak, Yayat Biaro, jumlah suara 9.257.

6. Partai Gerindra, jumlah suara 23.887. Caleg suara terbanyak, Desmond Junaidi Mahesa, jumlah suara 7.745.

7. Partai Demokrat, jumlah suara 9.343. Caleg suara terbanyak, Ahmad Rifai Suftiadi, jumlah suara 1.968.

8. PAN, jumlah suara 16.948. Caleg suara terbanyak, Ade Miftah, jumlah suara 6.004.

9. PPP, jumlah suara 18.187. Caleg suara terbanyak, Kartika Yudhisti, jumlah suara 8.569.

Baca Juga  Kamal: Kami Pilih Saat-Jaya Karena Keduanya Insinyur

10. Partai Hanura, jumlah suara 6.246. Caleg suara terbanyak, Patrika Susana, jumlah suara 1.573.

11. PBB, jumlah suara 3.989. Caleg suara terbanyak, Udja Dhianda, jumlah suara 1.159.

12. PKPI, jumlah suara 766. Caleg suara terbanyak, Andy Sujadi, jumlah suara 125. Kuota untuk kursi DPR-RI dari dapil Banten 2 (Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon) yang tersedia hanyalah 6 Kursi. Para caleg ini masih harus menunggu hasil rekapitulasi dari Kabupaten dan Kota Serang untuk melenggang ke Senayan.

Dr H Zulkieflimansyah SE M.Sc yang dihubungi SR, Selasa (22/4) mengaku raihan suara terbanyak dan mengungguli semua caleg di Kota Cilegon dicapai berkat kerjasama yang baik dengan struktur partai, caleg-caleg tingkat kota dan caleg PKS di tingkat provinsi setempat. “Bahkan dengan caleg partai lain juga baik dan bersahabat,” ucap Doktor Zul—akrab putra Sumbawa kharismatik ini disapa.

TENTANG DOKTOR ZUL

doktor zul mudaDoktor Zul tidak hanya sebagai politisi handal, namun juga sukses urusan pendidikan. Lahir di Sumbawa Besar pada 18 Mei 1972 lalu, tercatat sudah banyak prestasi yang diukirnya sejak usia muda. Hingga akhirnya membawanya duduk menjadi wakil rakyat hingga saat ini.

Berawal dari kemenangannya di berbagai lomba di kota kelahirannya, Zulkieflimansyah akhirnya terpilih menjadi wakil pertukaran pelajar antara Indonesia dan Australia. Dari sinilah wawasannya kian terbuka. Terbukti, setelah hampir setahun mengeyam pendidikan di Darwin High School di Darwin dan Sadadeen Secondary College di Alice Springs tahun 1989, Zulkieflimansyah juga sempat menjalankan Outback Freight Business Service yang memungkinkan dirinya mengenal Australia hingga berinteraksi dengan suku asli aborigin.

Pulang dari Australia, Zulkieflimansyah langsung masuk Universitas Indonesia dan meraih gelar Sarjana Ekonomi tahun 1995. Dua tahun kemudian, ia memperoleh gelar Masternya di bidang marketing di Strathlyde Business School, University of Strathclyde di United Kingdom (UK). Tak berhenti sampai di situ, tahun 1998, Zulkieflimansyah kembali ‘mengoleksi’ gelar Master di bidang Industrialization, Trade and Economic Policy di Departement of Economics, yang berlanjut ke jenjang Doktoral di departemen yang sama di 2001.

Baca Juga  Kenaikan TKD dan Kemenangan SAAT JAYA

Bukan hanya di UK, Zulkieflimansyah juga sempat merasakan bangku pendidikan di Sophia University Tokyo, Jepang untuk mempelajari Comparative Asian Industrial System, yang didapatnya dari dukungan Japan Airlines setelah memenangkan lomba menulis mahasiswa dalam bahasa Inggris di tingkat Universitas Indonesia maupun tingkat nasional.

Pria yang pernah diangkat sebagai Ketua Senat Mahasiswa UI ini juga menempuh pendidikan lanjutan di Kennedy School of Government, Harvard University (US), Institute for New Technology, Maastricht (The Netherlands), Science and Policy Research Unit di University of Manchester (UK) serta di University of Dundee (Scotland). Hingga saat ini ia masih dipercaya menjadi Senior Research Fellow, Kennedy School of Government, Harvard University.

Terjun ke ranah politik, Zulkieflimansyah mendapat banyak dukungan. Ia dipercaya untuk duduk menjadi wakil rakyat di DPR RI periode 2004-2009. Selanjutnya, digandeng Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Zulkieflimansyah diangkat lagi mewakili daerah pemilihan Banten 2. Selain menjadi sekretaris Fraksi PKS MPR, Zulkieflimansyah juga tergabung di Komisi VII yang membahas sumber daya energ dan mineral, riset serta teknologi dan lingkungan hidup. Kemudian, per November 2011, Peneliti Muda Terbaik Indonesia bidang Ekonomi dan Manajemen tahun 2003 ini diamanatkan untuk menjadi Wakil Ketua di Komisi XI. Pada Pemilu Legislative 2014 ini, Doktor Zul dipastikan akan kembali terpilih untuk melenggang ke Gedung Senayan dengan merebut satu dari enam kursi Dapil Banten 2.

Universitas Tekhnologi Sumbawa
Universitas Tekhnologi Sumbawa

Kesuksesan pria yang tercatat sebagai tokoh nasional ini diharapkan ada regenerasi terutama dari daerah kelahirannya, Sumbawa NTB. Karenanya melalui Yayasan Dea Mas, Doktor Zul mendirikan Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS) di kaki bukit Olat Maras, Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Meski masih seumur jagung, namun berbagai prestasi nasional dan dunia sudah diukir oleh mahasiswanya yang bakal menjadi ilmuwan masa depan negeri ini.  (Tajuk.co/SR)

iklan bapenda