Tidak Hadir UN Utama, 14 Siswa Ikut UN Susulan

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (18/04)

Sebanyak 14 siswa terpaksa harus mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan SMA/MA/SMK pada 22—24 April mendatang. Hal ini karena mereka tidak hadir saat pelaksanaan UN utama yang digelar serentak 14—16 April.

amdal

Kabid Dikmen Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa, M Ali HK S.Pd M.Pd, menyebutkan siswa yang harus mengikuti ujian susulan ini berasal dari SMA Samawa Utan 9 orang, SMA Syekh Zainuddin Tepal 1 orang, SMA Negeri 3 Sumbawa 1 orang, SMA Negeri 1 Lunyuk 1 orang, SMA Negeri 1 Plampang 1 orang dan SMK Negeri 1 Tarano 1 orang.

Mengenai sistem pelaksanaan ujian susulan, Ali mengaku tidak berbeda dengan ujian utama, peserta tetap diawasi oleh pengawas ujian dan pengawas ruangan. “Hanya soalnya saja yang berbeda,” terangnya.

Untuk lokasi pelaksanaan akan dikoordinasikan dengan sekolah masing-masing, apakah dilakukan di sekolah setempat atau dipusatkan di salah satu sekolah.

Sementara itu Koordinator Pengawas Kabupaten dari Universitas Mataram (UNRAM), Prof Dr Abdul Wahab Jufri M.Sc mengemukakan hasil pantauannya bahwa secara umum pelaksanaan UN Tahun 2014 di Kabupaten Sumbawa, aman dan lancar.

Meski ada kendala kata Prof Wahab—sapaan akrabnya, dapat diatasi seperti kekurangan 12 naskah soal untuk mata pelajaran Matematika jurusan IPS yang sempat terjadi di hari kedua UN di MAN 2 Sumbawa. Tapi dapat diatasi dengan mengambil kelebihan soal siswa SMA Syekh Zainuddin Tepal, yang bergabung dengan SMA 1 Sumbawa.

Baca Juga  Bangun Kesadaran Kebangsaan Pemuda, SCC Gelar Event Sumpah Pemuda

Untuk diketahui, peserta UN dari SMA Syekh Zainuddin Tepal tercatat 20 orang, namun hanya 11 siswa yang mengikuti ujian, sehingga ada kelebihan soal. “Kelebihan soal inilah yang dialihkan ke MAN 2 Sumbawa. Itupun sudah dibuatkan berita acaranya. Secara umum pelaksanaan ujian tahun ini jauh lebih baik daripada tahun lalu,” tegasnya.

Lebih lanjut Prof Wahab yang juga Dosen FKIP UNRAM ini mengaku pada Rabu malam seluruh Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) langsung diantar ke UNRAM oleh panitia kabupaten didampingi panitia UNRAM untuk dilakukan pemindaian. (*)

iklan bapenda