Nasabah BRI KCP Taliwang Dapat Mobil Suzuki Ertiga GL

oleh -3 views
bankntb

Penarikan Undian Simpedes BRI Semester II 2013

Sumbawa Besar,SR (14/04) 

amdal
Pemenang Utama Suzuki Ertiga diwakili Kepala KCP Taliwang
Pemenang Utama Suzuki Ertiga diwakili Kepala KCP Taliwang

Hasanuddin Syihab—nasabah BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Taliwang menjadi orang yang paling beruntung. Nasabah Simpedes BRI dengan nomor rekening 1066-01-000186-53-4 ini keluar sebagai pemenang utama Undian Simpedes Semester II Periode Juli—Desember 2013 yang digelar di Halaman Kantor Cabang BRI Sumbawa, Sabtu (12/4). Pemilik kupon nomor 00008457771 tersebut berhak membawa pulang Mobil Suzuki Ertiga GL. Selain Hasanuddin Syihab, 9 nasabah beruntung lainnya mendapat masing-masing satu unit sepeda motor. Adalah Endang Sukmawati (Sumbawa Kota II) dan Sugeng (Unit Alas) masing-masing mendapat Yamaha Vixion. Neli (Langam Sumbawa), Samawa Damai Kabupaten Sumbawa (Cabang Sumbawa Besar), dan Sainem (Sumbawa Kota I) masing-masing satu unit Yamaha New Jupiter. Wayan Sunarta (Plampang) dan Maladi Jaya (Maluk) masing-masing mendapat Yamaha Xeon RC. Dan SPP Kecamatan Labangka dan Suparman (BRI Plampang) masing-masing Suzuki GT. BRI undian 1Sementara 30 orang nasabah memperoleh hadiah berupa barang elektronik dan hadiah hiburan menarik lainnya. Undian simpedes yang berlangsung meriah ini, dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Negeri, Kadis Diknas dan Camat Sumbawa serta ratusan nasabah BRI.

Pimpinan BRI Cabang Sumbawa, Edy Muthalib SE dalam sambutannya, menyebutkan, total hadiah pada Undian Simpedes Semester II Tahun 2013 mencapai Rp 335 juta dengan jumlah hadiah sebanyak 40 jenis yang diperebutkan nasabah BRI yang tersebar di 12 Unit, 2 KCP dan 1 kantor cabang. Pelaksanaan undian ini sebagai wujud rasa terima kasih kepada para nasabah khususnya penabung Simpedes yang loyal dan percaya menempatkan dananya di BRI Sumbawa.

Lebih jauh dikatakan Edy—akrab bankir low profil ini, BRI merupakan bank yang terbesar dan tersebar di seluruh pelosok nusantara. Pada Tahun 2013 lalu, BRI kembali meraih laba terbesar di Indonesia, dengan perolehan Rp 21 Triliun. Hal ini membutikan bahwa BRI adalah salah satu bank terbaik di tanah air, bank sehat dan bank terpecaya dalam menjalankan kegiatan perbankan, termasuk di Sumbawa. “Untuk itu kami sampaikan penghargaan dan terima kasih kepada nasabah yang loyal, pengusaha, pimpinan instansi, masyarakat dan pemerintah daerah yang selama ini banyak mensupport dan memberikan kesempatan kepada BRI untuk mengembangkan bisnisnya di daerah ini,” ucapnya.

Baca Juga  Cicilan Bank Pegawai di KSB Ditangguhkan Selama 3 Bulan

Dengan unit kerja yang tersebar di berbagai daerah atau kecamatan di Sumbawa dan KSB, BRI siap dan turut serta mengambil bagian dalam meningkatkan perekonomian di daerah tersebut. BRI sudah banyak membantu para nasabah untuk mengembangkan sector usaha, perikanan, peternakan dan pertanian, serta PNS/swasta/pensiunan.

Untuk diketahui hingga Maret 2014 dana yang sudah digelontorkan atau total kredit di Sumbawa dan KSB mencapai Rp 799 Miliar meliputi Kantor Cabang atau KCP Rp 418 M, dan kantor unit Rp 381 M.

Selain itu di BRI Unit banyak program yang akan digelontorkan. Selain Undian Simpedes yang dilaksanakan dua kali setahun, juga nasabah dimanjakan dengan program baru yang menarik. Yaitu program SHL (Simpedes Hadiah Langsung) dan PBS (Panen Bulanan Simpedes). “Sangat banyak hadiah menarik yang ditawarkan dan semua berpeluang,” cetusnya.

Upaya ini terkait dengan ditetapkannya Tahun 2014 menjadi Tahun Dana yang akan focus pada dana-dana ritel tanpa mengabaikan dana lainnya. “Saya berharap para nasabah bisa menambah dananya, di samping menyimpan uang di BRI dengan aman, juga secara tidak langung dapat membantu orang yang membutuhkan dalam bentuk kredit,” ucapnya.

BRI sambung Edy, selalu berusaha meningkatkan pelayanannya dengan menambah jaringan atau unit kerja untuk mendekatkan diri kepada masyarakat atau nasabah. Di awal Mei nanti, BRI akan membuka kantor kas di Jalan Garuda Sumbawa, dan dalam tahun yang sama membuka Teras di Sumer Payung dan Kecamatan Moyo Hilir. Masih di tahun ini, BRI akan meningkatkan status Teras Seketeng menjadi Kantor BRI Unit. Selain itu pada tahun yang sama BRI Sumbawa mendapat jatah pembangunan 9 buah ATM.

Baca Juga  Wagub NTB Resmikan Tiga Gedung Penunjang SMKPP Negeri Mataram

Di bagian lain, Edy Muthalib membeberkan kinerja pencapaian BRI di Kabupaten Sumbawa. Untuk Tahun 2012 pada Bulan Desember simpanan mencapai Rp 238 M, meningkatkan menjadi Rp 264 M pada Desember 2013, demikian dengan penabungnya menjadi 6.380 orang. Khusus untuk Tabungan Simpedes mencapai Rp 199 M Tahun 2012, meningkatkan menjadi Rp 229 M Tahun 2013 dengan jumlah penabung dari 48.965 menjadi 56.465 orang. Selain simpanan BRI menyalurkan pinjaman, untuk Simpedes Rp 332 M Tahun 2012 menjadi Rp 374 M Tahun 2013. Debiturnya juga mengalami peningkatan dari 14.782 menjadi 16.832 orang. Selanjutnya KUR Mikro pada Tahun 2012 Rp 44 M dengan 6.458 orang, menjadi Rp 68 M dengan 8.498 orang pada Tahun 2013.

Dari kinerja ini, BRI Sumbawa memperoleh laba Rp 34 M Tahun 2012 meningkat menjadi Rp 39 M Tahun 2013. “Terhadap prestasi kinerja ini kami sampaikan terima kasih kepada para staf dan karyawan, semoga di Tahuh 2014 ini kinerja menjadi semakin lebih baik,” pungkasnya.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Arasy Muhkan memberikan apresiasi kepada BRI atas peran sertanya dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Selain itu BRI telah membuka lapangan kerja bagi tenaga kerja local, seiring dengan dibukanya jaringan atau unit kerja di sejumlah pelosok. Dengan jaringan ini juga, BRI telah menggurita menjangkau seluruh lapisan masyarakat terutama petani, peternak dan nelayan.

Mengingat konstribusinya yang besar, Wabup mengajak masyarakat Sumbawa menjadikan BRI sebagai pilihan untuk menyimpan dananya. Sebab diakui dana simpanan di BRI terbilang sangat kecil, tidak sebanding dengan dana yang disalurkan untuk membantu masyarakat. Untuk itu melalui Tahun Dana yang dicanangkan BRI pada Tahun 2014 ini, minimal dana simpanan dan dana pinjaman menjadi seimbang. (*)

 

iklan bapenda