Jalan SAMOTA Tahap I Action

oleh -7 views
Para pemilik lahan dampak proyek jalan by pass Samota
bankntb

Sumbawa Besar, SR (05/04)

Bupati Drs H Jamaluddin Malik saat pimpin Rakor Jalan By Pass Samota
Bupati Drs H Jamaluddin Malik saat pimpin Rakor Jalan By Pass Samota

Pembangunan jalan by pass SAMOTA (Saleh Moyo Tambora) tahap pertama sepanjang 50 kilometer akan mulai dilaksanakan. Untuk memantapkan pelaksanaannya, digelar Rapat Koordinasi Tahap Kedua melibatkan pemilik lahan yang terkena dampak pembangunan jalan tersebut di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (3/4) lalu.

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Sumbawa didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa ini dihadiri Kadis PU, Kabag Aset, Kabag Hukum, Camat Sumbawa, Lurah Brangbiji dan sejumlah pemilik lahan.

Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik dalam arahannya mengatakan, bahwa salah satu indikator pertumbuhan ekonomi pada suatu wilayah adalah tersedianya akses jalan dan infrastruktur pendukung lainnya yang memadai. Karena itu, terang Bupati, pembangunan jalan SAMOTA dihajatkan untuk mendukung program pariwisata Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora (SAMOTA) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Bupati juga memaparkan bahwa kondisi jalan nasional di Kabupaten Sumbawa secara keseluruhan telah tuntas 100 persen dengan kondisi sangat mantap. Namun demikian, lanjut Bupati, jalan-jalan penghubung untuk jalan nasional tersebut juga harus diperhatikan, termasuk melalui pembangunan jalan SAMOTA ini. Untuk itu mulai Tahun 2014 ini, beberapa simpang jalan negara akan dihotmix seperti simpang jalan Maronge-Sangor, simpang jalan Langam tembus Sebasang, simpang jalan Labuhan Jontal, simpang jalan Bonto–Ongko dan lainnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs H Muhammading M.Si menyampaikan bahwa ada niat besar pemerintah pusat untuk mensupport program SAMOTA, salah satunya dengan membangun infrastruktur jalan dan jembatan yang anggarannya sudah disiapkan dalam APBN. Asisten menambahkan bahwa untuk tahap pertama, ruas jalan by pass SAMOTA ini akan dibangun sepanjang 5 km dengan lebar 30 meter, menggunakan anggaran sebesar Rp 40 Milyar dan diperkirakan selesai pada Oktober 2014. Adapun luas lahan yang terkena dampak pembangunan jalan SAMOTA tahap pertama ini, sebutnya, seluas 112.446 meter persegi (m2) dengan  jumlah pemilik lahan sebanyak 45 orang. Sedangkan untuk penetapan harga tanah akan dilakukan oleh tim independen yang ditunjuk oleh BPN Wilayah NTB. (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Luncurkan Layanan BRT