Dibantai Kawanan Pencuri Ternak, Satu Warga Tewas

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (02/04)

AKBP Karsiman SIK MM, Kapolres Sumbawa
AKBP Karsiman SIK MM, Kapolres Sumbawa

Tragis menimpa Burhanuddin (37). Warga yang tinggal di RT 01 RW 02 Dusun Rapang, Desa Motong, Kecamatan Utan ini tewas mengenaskan setelah dibantai kawanan pencuri ternak yang beraksi di wilayah Dusun Labu Bua, Desa Pukat, Kecamatan Utan, Selasa (1/4) dinihari sekitar pukul 00.30 Wita.

amdal

Ayah dua anak ini tewas dengan kepala terbelah, tangan kanan putus, dan luka menganga di punggung kanan dan kiri hingga usus terburai.

Menurut informasi, bermula dari adanya aksi kawanan pencurian ternak di lingkungan RT 01 RW 03 Dusun Labu Bua, Desa Pukat, Kecamatan Utan.

Di lokasi ini mereka mengambil 5 ekor kerbau terdiri dari 3 betina dan dua jantan, milik Abidin (56) warga setempat yang diikat di belakang rumahnya. Aksi kawanan ini diketahui warga termasuk korban yang kemudian melakukan pengejaran.

Korban yang terlalu bersemangat mengejar sambil berteriak menghalau para pelaku yang menggiring ternak tersebut menuju pantai, terpisah dari warga lainnya. Beberapa dari kawanan ini langsung menyerangnya secara membabi buta. Serangan yang mendadak di tengah gelapnya malam menyebabkan korban tewas di tempat. Ketika warga lainnya tiba di lokasi kejadian, hanya menemukan korban yang tergeletak bersimbah darah, sedangkan para pelaku sudah ngacir menggunakan kapal motor cepat meninggalkan bibir pantai. Warga langsung mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Utan untuk dilakukan visum et repertum (VER).

Baca Juga  Hasil Audit Kapal Perintis Sudah Dikantongi Kejaksaan

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM yang dikonfirmasi Selasa, mengakui adanya kasus tersebut. Pihaknya telah melakukan olah TKP dan tengah menghimpun informasi di lapangan.

Kuat dugaan para kawanan pencurian ternak yang menewaskan seorang warga ini, ungkap Kapolres, berasal dari luar daerah. Kapolres mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah polres di wilayah Pulau Lombok untuk memantau kapal-kapal yang merapat di pesisir pada malam dan pagi hari. Jika membawa hewan ternak, besar kemungkinan hasil pencurian dari wilayah Sumbawa dan KSB. Selain itu pihaknya menggiatkan patroli mengingat wilayah bagian barat Sumbawa ini sangat rawan pencurian ternak dan beberapa kasus sempat terjadi. “Kami akan meningkatkan patroli dan mengintensifkan penyelidikan,” demikian Kapolres. (*)

iklan bapenda