Terlambat Masuk, PNS Kehilangan ULP

oleh -3 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (26/03)

Drs Muhammading, Asisten II Setda Sumbawa
Drs Muhammading, Asisten II Setda Sumbawa

Pemda Sumbawa memberikan perhatian serius terhadap disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non PNS. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menyukseskan penerapan reformasi birokrasi di jajaran setempat. Karenanya dalam setiap kesempatan Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik terus mengingatkan aparaturnya untuk meningkatkan disiplin dan melaksanakan tugas pelayanan dengan penuh dedikasi.

Setiap pegawai wajib menegakkan disiplin kerja dengan mengikuti apel pagi yang dilaksanakan pada pukul 07.30 Wita setiap Selasa hingga Kamis dan senam pagi setiap Jum’at pukul 06.30 Wita. Bupati juga meminta seluruh pimpinan SKPD menjadi contoh bagi bawahannya, baik sikap, disiplin maupun kinerjanya.

Arahan Bupati Sumbawa yang disampaikan Senin kemarin ini, kembali ditegaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs H Muhammadding M.Si ketika memimpin apel, Selasa (25/3).

Muhammading menyoroti atribut baju seragam yang dikenakan jajarannya yang dinilai belum lengkap karena masih ada yang tidak mengenakan lencana Korpri. Pegawai juga diwajibkan masuk kerja tepat waktu, sebab ada juga yang masih terlambat. Bagi pegawai yang datang terlambat dan tidak mengikuti apel, upacara Hari Senin, dan senam pagi pada Hari Jum’at, akan dikenakan sanksi pemotongan Uang Lauk Pauk (ULP).  “Jangan juga datang lebih awal tapi hanya untuk absen saja lalu meninggalkan tempat dan kembali menjelang pulang untuk absensi. Ini juga tidak dibenarkan,” kata Muhammading.

Baca Juga  OJK NTB Imbau Warga Waspadai Investasi Ilegal

Bukan hanya disiplin yang ditekankan, Muhammading juga mengingatkan aparatur untuk lebih teliti dan tertib administrasi. Misalnya, menyusun SK harus lebih teliti sehingga SK yang dibuat tidak terdapat kesalahan dalam redaksional maupun tata bahasanya. (*)

iklan bapenda