Kawanan Curanmor Gasak Motor Anggota Polisi

oleh -0 views
Kawanan curanmor yang tertangkap, foto: mascipol.org
bankntb

Sumbawa Besar, SR (22/03)

Ilustrasi, foto: batamtoday.com
Ilustrasi, foto: batamtoday.com

Pencurian sepeda motor (curanmor) semakin menjadi-jadi. Dalam waktu yang hampir bersamaan, tiga aksi terjadi di tiga lokasi berbeda, salah satunya menyasar kendaraan milik anggota polisi. Aksi yang terjadi Jumat (21/3) dinihari ini, cukup mengejutkan dan sangat meresahkan warga. Namun dari tiga sepeda motor yang sempat dibawa kabur para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang, dua di antaranya berhasil ditemukan. Salah satu sepeda motor yang ditemukan tersebut adalah milik Dodi—anggota Satlantas Polres Sumbawa.

Data yang diserap di lapangan menyebutkan, kasus curanmor itu terjadi di tiga lokasi yakni dua di wilayah Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, tepatnya di Gang Tanjung Menangis 4 dan Gang Tanjung Menangis 5, dan satunya lagi di Gang Transito, Desa Labuan, Kecamatan Badas. Ketiga kasus ini terjadi antara pukul 03.00—04.00 dinihari.

Aksi pelaku diperkirakan bermula terjadi di Tanjung Menangis 5, menyambangi kediaman Eko Pahlawansyah (32). Pintu gerbang yang dikelilingi pagar tembok ini dijebol pelaku lalu mengambil Supra X 125 EA 6141 AA (plat merah) yang diparkir di pekarangan rumah. Korban baru mengetahui kejadian itu ketika terbangun sekitar pukul 06.00 Wita dan melihat pintu gerbangnya dalam keadaan terbuka. Saat dicek ternyata Supra X warna biru hitam yang sebelumnya terkunci stang sudah diembat maling. Tapi nasib baik masih memihak korban, karena kendaraan dinas ini ditemukan dalam posisi tergeletak diduga ditinggalkan pelaku di dekat Puskesmas Brang Biji. Sepertinya Supra X ini kehabisan minyak, dan belum sempat diisi pelaku, sebab di dekat kendaraan itu ditemukan jirigen berisi bensin.

Baca Juga  Kades Bukit Damai KSB Ditahan Jaksa

Aksi pelaku yang berjumlah dua orang ini bergeser ke Gang Tanjung Menangis 5, tepatnya komplek kost-kosan yang dihuni dua orang anggota Polres Sumbawa, Dodi dan Muji, serta Joni—adik Dodi yang berprofesi sebagai guru. Pukul 03.00 Wita, Joni mendengar suara berisik di luar kamar. Saat membuka pintu Joni melihat dua orang pelaku sedang beraksi di garasi tempat parkir sepeda motor. Salah seorang pelaku mengambil batu sekepal tangan langsung melempar ke arah Joni. Beruntung Joni secepatnya menutup pintu sehingga batu yang nyaris menimpa wajahnya meleset. Penasaran Joni pun kembali membuka pintu, namun satu orang terlihat sedang menyeret Satria FU abu-abu EA 2627 DC milik Dodi—kakaknya, keluar dari pagar komplek. Sedangkan satu pelaku lainnya kembali masuk diduga hendak mengambil Vario milik Muji—rekannya. Joni pun berteriak sehingga membangunkan Dodi dan Muji. Para pelaku panic langsung kabur menggunakan Satria FU milik Dodi. Di teras kos-kosan, ditemukan sepasang sandal milik pelaku, dan kunci T yang sudah patah. Tanpa pikir panjang Dodi dan Muji berusaha mengejarnya, namun kehilangan jejak. Menjelang Sholat Jumat, Din—karyawan Radar Sumbawa menemukan Satria FU itu di dalam selokan tepi jalan by pass wilayah Pamulung, Desa Karang Dima Kecamatan Badas, atau sekitar 100 meter dari Kantor Redaksi Radar Sumbawa. Satria itu ditutupi daun kelapa yang sudah kering. Polisi yang mendapat informasi langsung meluncur ke TKP dan mengevakuasi kendaraan tersebut.

Baca Juga  Setahun Dikubur, Jasad Pegawai PU akan Diotopsi

Sementara di lokasi lainnya pada hari yang sekitar pukul 03.00 Wita, aksi curanmor itu menimpa Zahrah (41) pegawai honorer yang tinggal di Gang Transito Desa Labuan Kecamatan Badas. Revo Fit warna hitam hijau DR 5139 T yang diparkir di teras belakang rumah dalam kondisi stang terkunci dibawa kabur pelaku. Korban terbangun saat mendengar suara brisik, dan segera membuka pintu belakang. Tapi para pelaku sudah tancap gas dan menghilang di kegelapan malam.

Kapolres Sumbawa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Karsiman SIK MM yang dikonfirmasi, membenarkan adanya tiga kasus curanmor yang terjadi pada Jumat dinihari. Dua di antara barang bukti sepeda motor yang sempat dibawa kabur pelaku, telah ditemukan dan kini diamankan untuk dijadikan barang bukti. Sedangkan satu unitnya lagi, masih dalam penyelidikan. “Tim Buser sedang berada di lapangan, dan berharap dapat segera menangkap para pelakunya,” demikian Karsiman—sapaan akrab perwira dengan dua melati di pundak ini. (*)

iklan bapenda