TKW Pukat Diduga Stress, TKW Berare Dikabarkan Meninggal Dunia

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (19/03)

Buruh MigranSetelah berencana memulangkan Saripah binti A Rasyid, TKW asal Desa Stowe Brang, Kecamatan Alas, kini Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Malaysia, memulangkan Mariyam binti Abdullah. TKW asal Dusun Jerongko, Desa Pukat, Kecamatan Utan ini, dipulangkan karena diduga stress. Padahal baru diberangkatkan 27 Februari 2014 lalu.

amdal

Difasilitasi Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP3TKI) Mataram, Maryam telah diserahterimakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa kepada Zulkarnaen–kakak kandung Maryam, Selasa (18/3), yang sebelumnya Ismail—perwakilan keluarga TKW ini menjemput Maryam di Bandar Internasional Lombok (BIL).

Kepala Disnakertrans) setempat, Tri Karyati S.Sos, mengakui adanya pemulangan TKW atas nama Mariyam binti Abdullah.

Mariyam diketahui berangkat ke Malaysia sebagai TKW tidak melalui Disnakertrans Sumbawa. Terlebih lagi perusahaan yang memberangkatkan TKW tersebut melalui Pulau Lombok ini tidak terdaftar di dinasnya.

TKW Berare Meninggal Dunia

Selain menerima kepulangan Maryam binti Abdullah dari Malaysia, Yeyet—sapaan akrab Kadisnakertrans mengaku tengah melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, terkait adanya informasi yang menyebutkan TKW atas nama Khadijah binti Hasan Ali, meninggal dunia di Jeddah Saudi Arabia, 17 Maret 2014. Informasi itu diperoleh pihak keluarga langsung dari Nur—teman satu majikan Khadijah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Nur, Khadijah yang berasal dari Dusun Malili Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir ini, meninggal dunia karena penyakit diabetes. “Kami terus melakukan komunikasi dengan Kemenlu. Bila informasi ini benar, kami berharap jenazah segera dipulangkan,” pintanya. (*)    

iklan bapenda
Baca Juga  Rumah Zakat Distribusi 10.450 Kornet Superqurban Bagi Korban Gempa