Asosiasi BUJK Dilatih Hindari Penyimpangan Konstruksi

oleh -7 views

Sumbawa Besar, SR (19/03)

pelatihan konstruksiPemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Pelatihan Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan Angkatan ke-2 di di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (17/3).

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman serta mengembangkan kompetensi peserta di bidang jasa konstruksi agar dapat memahami kebijakan, peraturan terkait jasa konstruksi, dan melaksanakan pekerjaan konstruksi sesuai aturan. Selain itu diharapkan memiliki kemampuan dan produktifitas kerja yang tinggi, lebih profesional, ahli dan terampil untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi dan memahami penyimpangan yang biasa terjadi dalam pekerjaan konstruksi.

Kepala Satuan Kerja Pelaksana Pelatihan Konstruksi Wilayah Mataram Kementerian Pekerjaan Umum RI, H Tugimin ST dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini sebagai upaya untuk mengembangkan atau meningkatkan kompetensi tenaga terampil konstruksi khususnya bagi para pelaksana lapangan pekerjaan jalan. Dengan memiliki pemahaman dan keterampilan teknik yang baik, termasuk juga di dalamnya aspek sosial dan lingkungan, maka kegiatan ini diharapkan memberikan konstribusi positif untuk daerah, khususnya di Kabupaten Sumbawa dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur pekerjaan umum terutama pekerjaan konstruksi jalan yang berkualitas, efektif dan efisien. Pemerintah katanya, menyambut baik dan mendukung pelaksanaan kegiatan pelatihan ini sebagai bentuk nyata kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap peningkatan sumber daya manusia khususnya para pelaksana di bidang konstruksi jalan yang ada di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  Maulid di Istiqlal: Jakarta Kota Sayyidina Muhammad SAW

Sementara Wakil Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs H Muhammading M.Si menyampaikan bahwa industri jasa konstruksi memiliki peranan strategis dan semakin mendapat perhatian masyarakat pada berbagai tingkat. Hal ini terlihat semakin besarnya jumlah badan usaha dan jumlah tenaga kerja yang bergerak di bidang jasa konstruksi. Jumlah tenaga kerja di sektor konstruksi pada Tahun 2013 mencapai 6,79 juta orang (6,13 persen dari tenaga kerja nasional). Pada Tahun 2014 diprediksi meningkat tidak kurang dari 7 juta jiwa. Data statistik terbaru dari LPJK Nasional juga menunjukan bahwa tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat hanya 417.363 orang. Kondisi ini menunjukan bahwa jumlah tenaga kerja yang memiliki sertifikat baru mencapai 6,58 persen dari total jumlah tenaga kerja nasional. “Fakta ini mendorong kita untuk bekerja lebih keras dan bersungguh–sungguh melakukan pembinaan dan pengembangan kompetensi guna meningkatkan kemampuan dan produktifitas kerja sehingga lahir pelaku jasa konstruksi yang profesional, ahli dan terampil dalam mewujudkan tertib penyelenggaraan usaha jasa konstruksi dan mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas,” paparnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara, Abdul Havids ST M.Ec. Dev melaporkan, pelatihan jasa konstruksi ini diikuti 30 orang meliputi 5 orang dari unsur Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa dan 25 orang anggota Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) Sumbawa.

Kegiatan yang dibiayai APBD Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2014 dan DIPA Kementerian Pekerjaan Umum Tahun Anggaran 2014 ini dilaksanakan selama enam hari mulai 17 hingga 22 Maret 2014 dengan uraian kegiatan yaitu pelatihan teknis tentang manajemen konstruksi, komunikasi di tempat kerja dan kesehatan, dan keselamatan kerja yang di laksanakan selama satu hari yaitu tanggal 17 Maret 2014. Pelatihan teknis tentang pelaksanaan lapangan pekerjaan konstruksi jalan dilaksanakan selama 5 hari yaitu 18–22 Maret. Sedangkan studi lapangan, 21 Maret 2014. (*)

Baca Juga  Sambut HUT Sumbawa, Bendera Pataka Dikirab

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.