Hilang di Hotel, Vixion Ditemukan di Kolong Rumah

oleh -1 views
bankntb

Hanya 2 Jam Diselidiki Tim Buser 

AKP Erwan Yudha Perkasa SH, Kasat Reskrim Polres Sumbawa
AKP Erwan Yudha Perkasa SH, Kasat Reskrim Polres Sumbawa

Sumbawa Besar, SR (15/03)

Kesedihan Supriadi (30) hanya berlangsung singkat. Hanya dalam waktu dua jam, sepeda motor Vixion milik warga Desa Labuan, Kecamatan Badas yang sempat hilang ditemukan kembali. Kendaraan warna hitam bernopol EA 2076 AH ini ditemukan Tim Buru Sergap (Buser) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa yang melakukan penyelidikan singkat, Jumat (14/3) dinihari sekitar pukul 05.00 Wita.

Supriadi melaporkan kehilangan sepeda motornya sekitar pukul 03.00 dinihari. Dalam laporannya, kendaraan itu hilang di halaman parkir Hotel Sutan—Kilometer 1 jalan lintas Sumbawa—Lape, wilayah Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa. Sebelumnya Supriadi menginap di salah satu kamar hotel bersama seorang rekannya sekitar pukul 01.00 Wita. Dua jam berselang ketika hendak pulang, korban (Supriadi) korban terkejut karena Vixion yang diparkir sudah raib. Mendapat laporan itu Tim Buser yang tetap stand by langsung bergerak. Dalam waktu singkat, Vixion itu ditemukan di kolong rumah Lingkungan Perate, Kelurahan Samapuin, atau sekitar tiga kilometer dari Hotel Sutan.

Pemilik rumah, Syamsul yang merupakan penjaga malam Hotel Parahiyangan—lokasinya sekitar 1 kilometer dari Hotel Sutan, sempat diamankan untuk dimintai keterangannya.

Syamsul yang ditemui wartawan mengaku dia baru saja pulang dari hotel sekitar pukul 04.35 Wita. Di antara rumahnya dan rumah tetangganya ditemukan Vixion yang terparkir dan sedikit menutupi jalan. Syamsul yang mengira kendaraan itu milik teman iparnya, langsung saja memindahkan kendaraan tersebut ke kolong rumah selain untuk membuka jalan juga untuk keamanan. “Saya tidak tahu kalau motor itu milik orang lain yang hilang,” akunya.

Baca Juga  Atasi Kekeringan, Polres Sumbawa Distribusi Air Bersih

Sementara itu Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Erwan Yudha Perkasa SH, mengakui adanya laporan kasus curanmor tersebut dan barang bukti berupa Vixion telah ditemukan. Untuk mengungkap siapa pelakunya, pihaknya masih melakukan penyelidikan. (*)

iklan bapenda