Dikes Minta Menpan Angkat 19 Dokter PTT Jadi PNS

oleh -0 views
bankntb

Usul Datangkan 92 Dokter dan Bidan PTT 2014

Sumbawa Besar, SR (13/03)

amdal
Junaidi A.Pt, M.Si
Junaidi A.Pt, M.Si

 

Foto: jasarahardja.co.id
Foto: jasarahardja.co.id

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa telah mengusulkan kebutuhan 92 orang bidan dan dokter berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) Tahun 2014 kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tenaga medis PTT ini nantinya akan ditempatkan dan bertugas memaksimalkan pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan sangat terpencil.

Kadis Kesehatan melalui Sekretaris, Junaedi M.Si A.Pt kepada Gaung NTB, Rabu (12/3) menyebutkan tenaga PTT yang diusulkan terdiri dari 60 orang bidan, 22 dokter umum dan 10 dokter gigi. “Kami harap usulan ini disetujui pusat,” pintanya.

Mereka nantinya akan disebar di beberapa desa di wilayah Kecamatan Lunyuk, Orong Telu, Lenangguar, Labangka dan Maronge dan polindes di kepulauan.

Sesuai aturan yang berlaku, tenaga PTT seperti bidan

akan memperoleh penghasilan setiap bulannya berupa gaji dan insentif berkisar antara Rp 3 juta–Rp 4 juta. Demikian dokter PTT antara Rp 5 juta–Rp 7 juta. Belum lagi apresiasi dari Pemda Sumbawa berupa insentif daerah (insenda) antara Rp 200 ribu–Rp 500 ribu setiap bulannya.

Selain mengusulkan penempatan dokter dan bidan PTT, ungkap Junaidi, Pemda Sumbawa melalui BKPP telah mengusulkan ke Menpan agar 19 dokter PTT yang sudah cukup lama bertugas di daerah terpencil dan sangat terpencil, dapat diangkat sebagai PNS. Dokter PTT yang sudah lama bertugas terdiri dari 16 dokter umum dan 3 dokter gigi ini merupakan putra daerah. “Dalam usulan itu telah dilampirkan dengan rekomendasi Kemenkes Tahun 2013,” sebutnya.

Baca Juga  Pakar Kesehatan Alumni FKUI Berbagi Ilmu untuk Dokter Sumbawa

Namun sejauh ini belum mendapatkan jawaban, dan tim BKPP Sumbawa terus berkoordinasi dengan Kemenkes maupun Kemenpan, berharap mendapat respon positif.

iklan bapenda