9 ABG Dijaring di Hotel dan Kost-kosan

oleh -0 views
bankntb

terjaring kecilSumbawa Besar, SR (11/03)

Sedikitnya 9 orang wanita yang sebagian besar masih ABG digelandang ke markas Satpol PP Sumbawa, Senin (10/3). Mereka terjaring di sejumlah kost-kosan dan hotel di dalam Kota Sumbawa saat aparat penegak Perda ini menggelar operasi penertiban.

amdal

Kasat Pol PP Setda Sumbawa, Mustari Dahlan SH menjelaskan operasi ini digelar menyambut pelaksaan Pemilu Legislatif 2014. Pada momen ini, keamanan dan ketertiban umum masyarakat harus dijaga. Karenanya Satpol PP dan Linmas yang diamanatkan untuk melaksanakan amanah ini akan intensif menggelar operasi. “Semua pelanggaran yang menyangkut ketertiban umum akan ditertibkan, termasuk penduduk yang tak beridentitas yang ditemukan di kos-kosan dan hotel,” tegasnya.

Untuk diketahui, penertiban yang dilakukan Satpol PP dan linmas, ungkap Ari—akrab pria bertubuh subur ini disapa, akan berlangsung hingga 16 Maret mendatang sesuai dimulainya masa kampanye.

Pada hari pertama penertiban, diamankan 9 orang wanita, tiga di antaranya yang diamankan di Losmen Sumbawa ini belum memiliki identitas. Pihak manajemen losmen beralasan bahwa mereka adalah tamu. Meski demikian, identitas mereka diperlukan dan pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional. “Pemeriksaan ini juga diketahui oleh pihak kepolisian selaku coordinator pengawas (korwas) sebagai rangkaian penyidikan,” ucapnya.

Sebagian dari mereka yang terjaring, diindikasikan pekerja seks komersil (PSK) karena menunjukkan KTP yang discanner (asli tapi palsu). sebagai tindaklanjutnya, kata Ari, mereka akan diberikan pembinaan dan mengembalikan ke daerah asalnya untuk mengurus identitas resmi. Setelah dipulangkan, dan yang bersangkutan kembali ke Sumbawa dengan identitas asli, maka benar dia datang untuk bekerja. Namun jika datang tanpa dilengkapi identitas, patut dicurigai bekerja sebagai PSK. “Kami akan tangkap dan kirim ke Panti Rehabilitasi Budirini. (Gaj)

iklan bapenda
Baca Juga  Pantau Kamtibmas Kapolda NTB Patroli Wilayah