Kasus Buang Bayi, Polisi Tunggu Visum

oleh -6 views
Ilustrasi, malaikat kecil tak berdosa
bankntb

Sumbawa Besar, SR (06/03)

kapolres karsiman sik EDIIIIT
AKBP Karsiman SIK MM

Penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa masih menunggu hasil visum dari tim medis Puskesmas Lape untuk memastikan penyebab kematian bayi yang ditemukan terkubur di Bukit Unter Sepang, Dusun Lape Atas, Desa Lape, Kecamatan Lape, beberapa waktu lalu. Dan sejauh ini tiga orang

yang diamankan di Polres Sumbawa masih berstatus saksi. Mereka adalah ST (19)—ibu sang bayi, MN (45) ibu kandungnya, dan MJ (48) ayah tirinya. “Kami masih menunggu hasil visum, karena ini salah satu alat bukti selain keterangan saksi,” kata Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM, Kamis (6/3).

Visum ini lanjut Kapolres untuk memastikan apakah kematian bayi yang dikubur tersebut wajar atau ada kejanggalan. “Tinggal sedikit lagi yaitu menunggu hasil visum, akan ada penetapan tersangka,” ucapnya lagi.

Disebutkan perwira dengan dua melati di pundak ini, bahwa bayi berjenis kelamin perempuan ini pertama kali ditemukan Kaharuddin Adi (48) warga setempat, dalam kondisi terkubur dan berada di dalam tas terbungkus plastic dan karung. Temuan inipun cepat menyebar dan kecurigaan tertuju pada keluarga MJ. Khawatir ada aksi massa, MJ beserta istri dan anak tirinya diamankan lalu dievakuasi ke Polres Sumbawa.

Seperti diberitakan sebelumnya, ST mengakui jika bayi itu adalah putrinya yang baru dilahirkan tiga hari yang lalu sebelum ditemukan warga. Saat melahirkan, bayi itu langsung meninggal dunia. Untuk menyembunyikan aib tersebut, ditemani ibunya MN, ST menguburkan bayi malang itu di Bukit Unter Sepang—tempat biasa mereka mencari sayur dan Srikaya.

Baca Juga  Bantu Petani, Babinsa Koramil Ropang Bersihkan Saluran Irigasi

ST mengaku kehamilannya ditutupi bukan hanya kepada warga, tapi juga kepada kedua orang tuanya. Dia mau berterus terang kepada orang tuanya ketika akan melahirkan. ST membantah tuduhan orang kalau bayi itu hasil hubungan gelapnya dengan MJ-ayah tirinya. ST mengaku dihamili ER—keponakan ayah tirinya.

Bantahan senada dikatakan MJ. Tuduhan warga yang dialamatkan kepada diri dan keluarganya sangat tidak benar dan tidak didukung bukti dan saksi.

MJ mengaku baru mengetahui kehamilan anak tirinya ini beberapa jam sebelum melahirkan. Bahkan proses persalinan ST maupun proses penguburan bayi itu tidak diketahuinya.  

iklan bapenda