Setoran Tinggi, Jukir Merasa Diperas

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (04/03)

Burhan SH MH Kadishub
H Burhan SH MH, Kadishubkominfo Sumbawa

Ruslan salah seorang juru parkir mengeluhkan hal itu karena setoran tersebut tidak sesuai dengan pendapatan mereka setiap harinya. “Setoran yang dibebani kepada kami itu tidak sebanding dengan pendapatan kami ,” ucapnya.

amdal

Setiap harinya mereka memperoleh pemasukan paling tinggi Rp 50 ribu sehari, jika dipotong setoran Rp 30 ribu, tersisa Rp 20 ribu. Uang sebesar ini dinilai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari . Ia menilai kebijakan setoran itu sebagai bentuk pemerasan dan penindasan terhadap juru parkir.

Ruslan mengaku tak bisa berbuat banyak selain mengikuti kebijakan itu karena takut dipecat.  Dia berharap Dishubkominfo dapat mempertimbangkan kebijakan itu sehingga mereka bisa sejahtera.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sumbawa, H Burhan SH MH yang dikonfirmasi Senin (3/3), mengaku tidak mengetahui kebijakan besaran penyetoran parkir itu, sebab sepenuhnya ditangani Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishubkominfo, MT Hidayat MT. “Silahkan dikonfirmasi Kabid Sarpras,” pintanya.

Kasi Sarpras Nasrun SAp enggan memberikan keterangan terkait dengan masalah tersebut. Ia juga mengaku kalau masalah itu adalah kewenangan dan kebijakan Kabid Saspras. 

iklan bapenda
Baca Juga  Tabrak Rombongan Karnaval, Mobil Lukai 8 Orang Anak