PLN Tepati Janji, Listrik Sudah Normal

oleh -0 views
bankntb
Hengky Asmen Jaringan
Hengky Purbo Lesmono, Asisten Manager (Asmen) Jaringan PLN Sumbawa

Sumbawa Besar, SR (04/03)

PT PLN (Persero) Area Sumbawa mulai menepati janjinya bahwa tidak ada pemadaman lagi pada Maret 2014 ini. Meski secara bertahap, listrik di Kota Sumbawa Besar sudah mulai normal selama beberapa hari ini. Jika terjadi pemadaman namun durasinya tidak terlalu lama.

amdal

Manager PLN setempat yang dikonfirmasi melalui Asisten Manager (Asmen) Jaringan, Hengky Purbo Lesmono, Senin (3/3), mengakui kondisi yang sudah mulai normal tersebut. Upaya untuk meminimalisir terjadinya pemadaman sudah dilakukan, meskipun masih ada mesin yang mengalami gangguan.

Namun demikian, mesin yang memiliki daya yang besar diprioritaskan untuk diperbaiki dan sudah ada 2,5 MW yang sudah beres. Demikian mesin lainnya yang diperbaiki di Surabaya sudah mulai beroperasi. Dengan kondisi tersebut, ungkap Hengky—akrab Asmen ramah ini disapa, listrik di dalam kota sudah aman terutama untuk pelanggan umum. Tapi bukan berarti tidak padam. Karena ketika ada gangguan yang spontan pemadaman akan terjadi, dan itu berlangsung tidak terlalu lama. Sedangkan pelanggan besar seperti tambak udang dan sejumlah perusahaan, penyalaan listriknya masih dibatasi. Berdasarkan perjanjian, perusahaan dan tambak ini akan mematikan listriknya di saat beban puncak dari pukul 18.00—23.00 Wita.

Bagaimana dengan kecamatan ? Hengky menyatakan masih dilakukan pemadaman bergilir. Keadaan ini akan normal secara berangsur-angsur menyusul kembali normalnya mesin pembangkit yang sedang diperbaiki, dan datangnya mesin sewa dalam Bulan Maret ini. Dengan keberadaan mesin tersebut ditambah dengan rampungnya pembangkit listrik di Boak yang tengah dikerjakan, Hengky memastikan Sumbawa mengalami surplus listrik sehingga dapat mengakomodir puluhan pelanggan besar yang kini berada dalam daftar tunggu. “Target kita sekarang menuntaskan perbaikan mesin, memasang mesin baru, dan mengamankan jaringan dengan menerjunkan tim perabasan (drop gang),” ucapnya.

Baca Juga  130 Paragliding Beraksi di Bukit Labaong

Pihaknya juga akan proaktif menyampaikan ke publik soal tingkat mutu pelayanan (TMP) yang dilakukan PLN. Sebaliknya dia mengharapkan masyarakat dapat memaklumi jika ada kegiatan perbaikan yang butuh pemadaman, karena material mesin pembangkit itu tidak tahan terhadap situasi cuaca dari panas (kemarau) berubah dingin (hujan). Meski demikian, pihaknya akan tetao berusaha dengan terus melakukan pemeliharaan mesin dan langkah-langkah antisipasi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara kontinyu. (Gaj)

iklan bapenda